Selasa, 10 April 2012

PERGESERAN DAN PEMBALIKAN KUTUB DI TAHUN 2012

Oleh: Patrick Geryl

Pada 2012 pembalikan kutub akan terjadi di bumi. Ini artinya kutub utara akan berubah pindah ke kutub selatan. Secara ilmiah ini hanya bisa dijelaskan dengan fakta bahwa bumi akan berputar atau berotasi dengan arah sebaliknya, bersamaan dengan terjadinya bencana yang besarnya belum diketahui.
 
Di banyak buku-buku saya, saya mengungkap bencana alam yang sangat besar yang akan mendera bumi dalam beberapa waktu ke depan yang tidak terlalu lama lagi. Diasumsikan oleh sebagian besar orang dan ilmuwan secara umum bahwa bumi berotasi secara stabil, bagaimanapun juga, seperti di jelaskan pada apa yang saya kerjakan mengenai masalah ini, bahwa bukan itu masalah sebenarnya. Laporan-laporan mengerikan mengenai malapetaka yang terjadi sebelumnya seharusnya telah menjadikan semuanya lebih jelas.

Eksplorasi historis mengenai kosmologi (cabang ilmu metafisika yang berhubungan dengan alam dan semesta) di buku-buku sebelumnya ditemukan pada terjemahan tulisan hieroglif, pemecahan kode-kode, penemuan pembalikan daya magnetis matahari, pembelajaran peta-peta kuno, pengkodean ulang petunjuk-petunjuk astronomis, riset geologis, dan penemuan arkeologis di jaman modern: 
  1. seperti kebiasaan jam berjalan secara normal, pembalikan kutub bumi secara tiba-tiba adalah sesuatu yang normal. Hasilnya adalah kehancuran dunia, dan didukung dengan bukti-bukti paleo magnetis dan manuskrip-manuskrip kuno
  2. pembalikan kutub adalah salah satu proses dalam siklus harmonisasi medan magnet pada matahari
  3. pembalikan kutub dapat dihitung dengan tepat dengan berdasar pada teori siklus bintik matahari atau teori medan magnet, yang banyak dikuasai oleh bangsa Maya dan Mesir kuno. Rahasia-rahasia ini disimpan di Labyrinth of Hawara, sebuah tempat sangat besar yang memiliki 3000 ruangan 
Saya menjelaskan secara panjang lebar dan jelas sebab kehidupan setelah pembalikan kutub adalah kehidupan horor dan benar-benar murni horor. Semua keamanan yang kita miliki, makanan, transportasi dan obat-obatan akan hilang dalam satu kali ledakan saja, semuanya hilang ke dalam ketidakadaan. Tidak akan lebih mengerikan dari hal ini, ini lebih buruk dari mimpi buruk. Lebih destruktif dari pada perang nuklir yang gudang senjatanya diledakkan dalam satu kali ledakan saja. Apakah Anda menangkap faktanya?

Bumi akan dihancurkan secara total. Dan akan lebih parah dari pada penjelasan saya. Kelaparan yang mengerikan, dingin dan sakit, dan lebih dari itu semua akan menjadi keseharian Anda, tanpa harapan penyembuhan dan perbaikan secara cepat, karena semua pengetahuan dan sumber-sumbernya akan dihancurkan secara total. Ini akan menjadi realitas pada keseharian kita setelah pembalikan kutub. Dan dalam skenario ini Anda akan berusaha untuk bertahan.

Teka-Teki Medan Magnet Terpecahkan

Sekarang para ilmuwan masih belum mengetahui banyak tentang mekanisme yang membangkitkan medan magnet bumi. Tidak ragu lagi bahwa kelanjutan eksistensi kita bergantung pada ini. Ribuan tahun lalu, para pendahulu kita mengetahui bahwa jika medan magnet ini miring, maka akan terjadi kehancuran seluruh dunia. Ahli geologi, astronot dan ahli fisika hanya tahu sedikit mengenai hal ini. Maka dari itu kita sebenarnya sedang menuju hari kiamat, tanpa mengetahui tentangnya dari sumber-sumber yang jelas.

Jadi apa yang perlu diketahui oleh para profesor kita? Tidak ada! Secara singkat, skenarionya seperti ini : sebuah inti berotasi di tengah bumi. Dikelilingi oleh lapisan besi cair, di atasnya kerak bumi terus mengalir. Seluruh struktur ini tampak seperti dinamo yang sedang berputar. Dan, lapisan besi cair berotasi pada medan
elektrostatik matahari serta melakukan pengisian tenaga secara otomatis.
Bagaimanapun juga hal ini tidak efisien : pengeluaran tenaga elektrik lebih banyak dari pada pemasukannya. Seperti baterai yang hampir kosong sehingga susah untuk dicharge dan menjadi semakin mudah dan cepat lelah. Inilah situasi baterai medan magnet bumi. Karena alasan inilah orang melihat kekuatan medan magnet menyusut sebanyak 60 % selama lebih dari 2000 tahun terakhir.
Pada level ini tidak ada waktu yang tersisa kecuali hanya beberapa dekade saja! Dan kemudian terjadilah pembalikan kutub. Tapi tidak ada seorangpun yang mengetahui bagaimana proses terjadinya, ataupun konsekuensi yang akan terjadi, sebaliknya dengan bangsa Maya dan Mesir kuno yang mengetahui konsekuensi-konsekuensi mengerikan. Ilmu pengetahuan mereka, agama mereka dan way of life mereka benar-benar didasarkan pada hal tersebut. Mereka menerjemahkan pengetahuan mereka dalam angka-angka suci dan arsitektur mereka.
Saya membutuhkan berhari-hari, berbulan-bulan dan tahun untuk mengikuti petunjuk-petunjuk mereka secara hati-hati dan menerjemahkan kode-kode itu. Setelah pencarian panjang, saya menemukan bahwa kode-kode ini terhubungkan dengan peristiwa-peristiwa besar di bumi yang disebabkan pergeseran kutub. Beberapa kodenya sangat rumit walaupun tetap dapat dimengerti. Begitu anda menemukan kuncinya, Anda akan dapat mengetahui tingkatan-tingkatan yang berbeda pada bahasa ilmiah mereka. Kemudian anda dapat
mengupas lapisan demi lapisan secara literal sampai anda meraih hasil mengenai latar belakang bencana-bencana itu.

Teori Bintik Matahari yang tak dikenal Menjawab

Jawaban-jawaban atas pertanyaan-pertanyaan ini sangat menakutkan. Seluruh uraian saya menunjuk kepada sebuah ilmu pengetahuan yang kompleks dan luar biasa. Ketika Anda, sebagai seorang ilmuwan, menemukan sesuatu yang tidak diketahui oleh para ahli astronomi, maka tidak ragu lagi telah menemukan sesuatu yang sangat penting. Semua orang harus mengakuinya, dan inilah yang sebenarnya telah saya lakukan : Saya menemukan gema dari terminologi teknologi yang telah lama hilang, sebuah bangunan agung dengan kunci yang canggih. Angka-angkanya didasarkan siklus bintik matahari, yang telah mereka temukan. Sebuah teori yang tak dapat dibantah kebenarannya dan belum diketahui oleh para ahli fisika kita. Tidak ada yang lebih menakutkan daripada ini …
Teori ini, pada gilirannya, berhubungan dengan periode pembalikan kutub bumi. Saya sukses menyelesaikan seluruh teka-teki dan sebuah struktur besar yang muncul. Pengembangannya sangat matematis dan berakhir pada hari terjadinya pembalikan kutub.
Seperti saat kita menghitung mundur peluncuran roket, mereka menghitung mundur ke akhir waktu. Pada hari terakhir dari kalender kutub utara akan berubah menjadi kutub selatan. Mereka tahu ini bukan saja akhir dari peradaban mereka, namun juga akhir peradaban dunia!

Kilatan Matahari Penyebab Pembalikan Kutub

Dari beberapa legenda dan teori siklus bintik matahari suku Maya, kita dapat mengkonstruksi ulang penyebab pembalikan kutub. Hal ini telah lama diketahui ketika sinar menyorot magnet, maka kutub magnet itu akan bertukar tempat. Mari kita menerapkan konsep ini dalam skala yang lebih besar. Bumi kita adalah magnet besar, dengan kutub selatan dan utara. Sirkuit pendek dengan sorot sinar , atau magnet, dapat berakhir pada bencana pembalikan kutub. Ini artinya kutub utara akan bertukar tempat dengan kutub selatan. Tapi apa yang dapat menyebabkan ini? Kekuatan apa yang cukup kuat untuk menghentikan rotasi bumi dan membalikkan rotasinya?

Hanya satu yang dapat melakukan ini: yaitu Matahari. Anda tahu di dalam buku saya, The Orion Prophecy, dikatakan bahwa medan magnet matahari mengalami perubahan drastis setiap 11500-12000 tahun. Begitu mencapai titik puncak, daya magnet tersebut akan berbalik secara instan. Kesemrawutan akan membarengi fenomena ini dan sebuah awan plasma yang sangat besar dan luas terlempar ke luar angkasa. Kemudian gelombang kejut partikel-partikelnya mencapai planet kita dan terjadilah pembalikan kutub
Dengan kekuatan yang belum diketahui sinar matahari menyerang planet kita dan menyebabkan hubungan pendek yang besar. Itulah kebenaran besar di balik pembalikan kutub bumi. Tapi bagaiana kita secara ilmiah menggambarkan fakta ini? Apa penyebab fisik secara pasti yang menyebabkan pembalikan kutub matahari ini?

Badai Matahari Penyebab Kutub Bergeser

Dalam buku Earth Under Fire, saya membawa sebuah teori yang benar. Tepatnya pada bab yang berjudul Solar Storms and Geomagnetic Flips. Seorang ahli astronomi Paul la Violette menulis “perputaran medan magnet telah dibuktikan melalui eksperimen. Dengan menembakkan partikel dalam jumlah besar ke magnet bipolar (yang memiliki 2 kutub). Partikel-partikel ini ditangkap pada medan magnet dan menyebabkan 'ring-stream' (aliran cincin) pada magnet tersebut. Pada saat tertentu aliran ini kecepatannya bertambah besar sampai medan magnet berbalik secara total”
Dalam skenario yang sama medan magnet bumi dapat berbalik dengan cara yang sama. Para ahli astronomi tahu bahwa badai partikel matahari dapat menekan medan magnet bumi dan menaikkan kekuatannya secara bertahap.
Ketika partikel matahari mencapai bumi, partikel-partikel elektromagnetis akan bergerak dalam lintasan spiral sepanjang garis magnetis ; dari kutub utara sampai kutub selatan dan balik lagi. Ketika melewati poros utara-selatan, partikel-partikel itu akan bergerak ke arah garis katulistiwa. Ketika sampai di situ partikel-partikel itu akan bergabung dan membentuk sebuah cincin arus yang super kuat.

Cincin arus menghasilkan medan magnet yang hebat yang berlawanan dengan medan magnet bumi. Untuk menghadang medan magnet bumi, kita memerlukan sinar matahari yang ratusan kali lebih kuat daripada yang terkuat dari yang pernahkita lihat sekarang. Pada pembalikan medan magnet matahari pada derajat ini akan dicapai.
Mulai dari sini, sudut pandang saya mulai berbeda dengan pendapat Paul La Violette. Bukan saja akan terjadi pembalikan kutub, tapi bumi akan mulai berputar pada arah yang sebaliknya. Ini dapat terjadi ketika cincin arus menekan inti bumi di arah yang berlawanan.
Semua orang tahu bahwa ketika kita merubah kutub elektrik motor, motor tersebut akan belok menuju arah yang lain. Hal ini juga berlaku bagi bumi. Ketika ada hubungan pendek dari luar, inti bumi tidak dapat berbuat apa-apa selain berputar pada arah sebaliknya.

Pembinasaan dan Kehidupan Baru

Bencana ini tidak hanya berakibat pada kehancuran besar pada kehidupan di bumi, namun juga pada kelanjutan eksistensinya. Bagaimanapun juga ini terdengar susah untuk dipahami. Begini penjelasannya. Medan magnet bumi tidak terjadi secara alami. Fungsi utamanya adalah untuk melindungi kita dari radiasi kosmik sinar matahari. Tanpa medan magnet ini, kehidupan secara praktis merupakan sesuatu yang mustahil, kehidupan di planet kita akan musnah. Semua akan terbakar, radiasi radioaktif mematikan akan mendera permukaan bumi
Jadi sekarang kita akan berbicara mengenai dualitas yang tidak kompatibel: di samping banyak mahluk hidup yang akan musnah, kehidupan juga terus akan berjalan, karena baterai bumi yang sudah terlalu lelah akan diisi ulang oleh sinar matahari. Selama ribuan tahun medan magnet bumi akan menjadi stabil, melindungi tumbuhan dan hewan dari radiasi yang merusak. Ketika melakukan ini baterai bumi akan habis kembali dan siklus kehancuran lain akan mengikuti diikuti dengan penciptaan dan mutasi baru.

BUMI BERONGGA?

PENEMUAN GEOGRAFIS TERBESAR DALAM SEJARAH MANUSIA?

Desas -desus mengenai bumi yang berlubang pada salah satu porosnya yang dianggap pintu menuju ke dalam inti bumi dan diperkirakan ada kehidupan lain sekaligus pintu rahasia antar dimensi banyak bertebaran di wilayah komunitas tertentu, dan di mulut mereka yang senang akan cerita misteri dunia yang erat keterkaitannya dengan wilayah konspirasi dengan tujuan yang tidak jelas dan sebagian lagi memanfaatkan untuk remah hiburan dan bisnis, memang tidak akan pernah habis untuk bicara komunitas dunia dengan pikiran fantasinya.


Salah satu yang akan kita coba bahas dalam kesempatan kali ini, adalah tentang Bumi yang dikatakan memiliki lubang atau di dunia barat terkenal dengan sebutan HOLLOW EARTH, beberapa perkiraan orang menyatakan bahwa nun jauh di lubang tersebut terdapat basis kehidupan lain atau paling mudah kehidupan di mana Alien berada, sekaligus basis dari pangkalan UFO (Unidentified flying Object) atau juga dunia lain yang memang hidup sejak jutaan tahun lampau dengan peradaban yang tinggi ? Mungkin saja hal itu benar.
 

Sebelum jauh kita membaca kajian di bawah, ada beberapa hal yang coba ditambahkan tentang beberapa istilah dalam artikel di bawah. Arti North Pole : menjelaskan arah utara yang berada pada posisi akhir dari poros bumi atau disebut Kutub Utara, yang berada di dalam Lautan Kutub Utara, sekitar 450 mil (725 km) dari utaranya kepulauan Greenland. Kutub utara Bumi ini tidak sama dengan dengan sebutan Kutub utara magnetis yang berada pada titik jangka magnetis, di mana pada awal abad 21 letak kutub utara kira-kira terletak pada koordinat 82°15 N?, 112°30? W, atau dengan Kutub Utara yang geomagnetic, sekitar 79°30? N, 71°30? W. Dalam Ilmu bumi Kutub ditempatkan di suatu titik di kedalaman samudera dengan kedalaman sekitar 13,400 kaki ( 4,080 m) dan tertutup dengan lempengen gunung es yang mengapung, di mana Matahari hanya terbit untuk waktu 6 bulan saja, sedang 6 bulan berikutnya gelap. ("North Pole." Encyclopedia Britannica, Ultimate Reference Suite, Chicago:  2007).

Sekilas informasi para explorer / petualang yang pernah mencapai daerah Kutub Utara sebagai berikut:

Penjelajah Amerika itu Robert E.E. Peary mengklaim mencapai kutub dengan kereta anjing Pada Bulan April 1909, dan penjelajah yang lain Amerika, Richard E.Byrd, yang mengklaim mencapainya dengan pesawat udara pada 9 Mei 1926, klaim dari kedua orang tersebut dipertanyakan. Tiga hari setelah usaha Byrd, pada bulan Mei tgl 12, satu regu Internasional dari Roald Amundsen, Lincoln Ellsworth, dan Umberto Nobile telah mencapai Kutub Utara, Kapal-kapal yang pertama mengunjungi kutub itu adalah Kapal Amerika. kapal selam nuklir Nautilus (1958) dan Skate (1959). Kapal pemecah es Soviet Arktika adalah kapal permukaan yang pertama tiba di sana (1977).
 
Ekspedisi-ekspedisi terkemuka lain yang ditetapkan telah menjangkau kutub Utara sebagai berikut:
  1. Menggunakan mobil traktor salju (1968),
  2. Perjalanan melintasi daerah kutub pada tahun 1969: dari Alaska ke Svalbard, menggunakan kereta anjing.
  3. Yang pertama bepergian ke kutub dan kembali tanpa bekal terjadi pada Tahun 1986 dengan kereta anjing.
  4. Ekspedisi yang terakhir seorang wanita untuk pertama kalinya menjangkau kutub, bernama Ann Bancroft dari Amerika.
Beberapa kisah atau cerita tentang timbulnya perkiraan bumi itu memiliki rongga di antaranya:

Sumber 1:
 
Kisah Laksamana Muda Richard E.Byrd

Laksamana Muda Richard E.Byrd dari Angkatan laut Amerika Serikat, tidak bisa memahami setiap pengertian dari Teori Ilmu Bumi yang menyatakan bahwa bumi adalah suatu lapisan yang padat, dengan suatu inti yang berapi, dan di atas terdapat 2 kutub, yaitu Kutub Utara dan Kutub selatan yang merupakan titik yang tetap. Jika seperti kasus Admiral Byrd, yang melakukan terbang di Antartika sejauh 1700 mil hingga 2300 mil berturut-turut ke seberang Utara dan Kutub selatan, dengan udara yang sangat dingin karena es dan salju di sisi lain, Dia mengenal cukup baik wilayah itu, sehingga timbullah 2 pernyataan di atas dari dirinya, untuk menggambarkan perasaannya saat dia terbang melintasi kedua kutub tersebut.
"That enchanted Continent in the Sky, Land of Everlasting Mystery! " "I'd like to see that land beyond the (North) Pole. That area beyond the Pole is the Center of the Great Unknown:"

Selama penerbangan ke Kutub Utara sejauh 1,700 mil hingga di luar dari Kutub itu sendiri, ia memberi laporan melalui radio bahwa ia melihat dari atas pesawat yang dikemudikannya, bahwasanya pemandangan di bawah bukanlah es dan salju, tetapi dia melihat daratan berupa bidang-bidang yang terdiri dari pegunungan, hutan-hutan, tumbuh-tumbuhan hijau, danau-danau dan sungai-sungai, dan di dalam belantara itu, dia melihat suatu binatang yang asing yang serupa seperti mamooth yang terdapat di daerah es yang beku, yang disebut Antartika. Dengan jelas ia telah memasuki suatu daerah yang lebih hangat dibanding wilayah yang terdampar di tengah es yang meluas dari arah Kutub menuju Siberia. Jika Byrd tidak pernah melewati daerah ini, maka tidak akan pernah dia mengatakan " Sesuatu Yang Besar dan Tidak dikenal “The Great Unknown " , karena dia telah terbang ke seberang Kutub Utara menuju sisi lain dari wilayah kutub tersebut. Satu-satunya cara bahwa kita dapat memahami pernyataan Byrd di atas adalah, jika kita membuang konsep yang lama perihal pembentukan bumi dan meramu untuk menjadikannya sesuatu yang baru, menurut ekstrimitas-ekstrimitas, Kutub Utara dan Antartika bentuknya bukanlah cembung melainkan cekung, dan Byrd masuk ke wilayah cekungan-ecekungan kutub tersebut ketika ia melampaui Pole (poros akhir). Dengan kata lain, ia tidak bepergian ke seberang Pole itu menuju sisi yang lain, tetapi Ia masuk ke dalam cekungan atau tekanan kutub, yang terbuka bagian dalamnya atau rongga bumi. 

Di atas adalah salah satu cerita yang mungkin saja benar dan mungkin saja sebaliknya, cerita atau kisah di atas ada dikarenakan terkait dengan Laksamana Muda Richard E.Byrd dari Angkatan Laut Amerika pada perjalananya terbang menyusuri Poros dari wilayah kutub Utara dan sekitarnya. Perjalanan ini dikaitkan dengan adanya penemuan suatu bagian bumi yang berogga dan dalam kurun waktu berkembang banyak orang memperkirakan sebagai pintu akses untuk menuju inti bumi dari situ cerita semakin berkembang dengan imaginasi si pencerita satu ke pencerita lain, termasuk berkembang dari pembaca yang satu ke pembaca yang lain.

Sumber 2:

Ingat kisah Jules Verne semasa kecil, beberapa judul fiction seperti, De la Terre la Lune (1865; From the Earth to the Moon, 1873), Vingt mille lieues sous les mers (1870; Twenty Thousand Leagues Under the Sea, 1873), and L'le mystrieuse (1874; The Mysterious Island, 1875), Around the World in Eighty Days atau Le Tour du monde en quatre-vingt jours. dan paling menarik The Voyages continued with Le Voyage au centre de la Terre (1864; A Journey to the Centre of the Earth, 1872)
 
Jika kita pernah membaca cerita atau kisah hasil suguhan si Jules Verne, saya yakin kita semua terasa seakan terbang menuju dimensi lain yang penuh dengan kehidupan yang belum pernah terasakan dan terbayangkan, benar-benar membuat terpukau dan timbul keinginan untuk menyertai ceritanya menuju ke berbagai misteri alam dan dunia lain. Sungguh memang itu yang dirasakan pada masanya dahulu, sungguh kenangan indah di kepalanya. Salah satu buku paling terkenal tentang bumi yang berongga adalah Perjalanan Jules Verne ke
Pusat Bumi (1864; A Journey to the Centre of the Earth, 1872) The Voyages continued with Le Voyage au centre de la Terre. Buku ini menggambarkan sepertiga teori dari bumi yang dalam buku tersebut digambarkan, bahwa pintu atau jalan lintasan dari permukaan menjurus kepada gua bawah tanah yang sangat besar, di mana disana hidup jenis tumbuh-tumbuhan dengan subur. Di dalam buku tersebut digambarkan tiga ilmuwan turun dari satu gunung api di Islandia yang sudah non-aktif, di mana mereka bertiga berusaha untuk menemukan suatu jalur ke pusat Bumi. Dan mereka menemukan satu laut bawah tanah yang didiami makhluk-makhluk prasejarah termasuk plesiosaurs.

Sumber 3:
 
Terdapat Kehidupan Makhluk lain di perut bumi

Teori yang paling "ngeyel" (bertingkah perspektif saat ini) yang mengatakan Bumi memiliki cekungan adalah adalah Teori Edmund Halley 1692. Edmund Halley adalah ahli falak (astronomer) atau perbintangan berasal dari Inggris yang dengan tepat menghitung kedatangan komet Halley dengan perhitungan secara matematis (nama komet tersebut diabadikan atas namanya). Salah satu teori yang dikemukakan adanya rongga atau lubang pada cekungan bumi yang berada pada lapisan kedua dan di sana terdapat suatu kehidupan lain. Dan dalam akhir kesimpulannya, Halley menetapkan bahwasanya Bumi terdiri dari 4 lapisan yang saling mendekap satu sama lain.
 
Berangkat dari teori Halley tersebut di atas, pada abad 18 terdapat beberapa ilmuwan yang memuntir dasar teori tersebut di antaranya Leonhard Euler [born April 15, 1707, Basel, Switz. died Sept. 18, 1783, St. Petersburg, Russia] dia menggantikan teori Halley tentang sphere atau bidang lapisan bumi yang dikatakan di dalamnya terdapat suatu lubang tunggal dan di dalamnya terdapat sinar matahari seluas 600 miles = 1554 km, dan di sana tersedia panas dan penerangan yang diperuntukkan bagi kehidupan makhluk di wilayah tersebut.. Ilmuwan berikutnya Leslie, Sir John, (lahir April 10, 1766, Largo, Fife, Scot. , meninggal Nov. 3, 1832), Coates, dia kemukakan bahwa di dalam lubang tersebut terdapat 2 matahari, yang ke 1: bernama Pluto dan yang ke 2: Proserpine (kalau tidak salah nama itu merujuk pada jaman yunani kuno yaitu anak perempuan dari Dewa Zeus).

Sebagai tambahan, terdapat juga teori yang mengemukakan bahwa dalam cekungan atau rongga bumi itulah terdapat basis dan pangkalan UFO. Diantara para pendukung yang paling bersemangat jika bumi itu berongga atau berlubang adalah JOHN SYMMES orang Amerika ex-petugas tentara dan pedagang. John percaya bahwa rongga bumi di utara dan kutub selatan merupakan pintu masuk, dengan lebar 4.000 dan 6.000 mil, berurutan. Symmes mempersembahkan banyak dalam hidupnya untuk melakukan banyak hal guna mendukung teorinya sambil mengumpulkan uang untuk mendukung satu ekspedisi ke Kutub Utara dengan tujuan penjelajahan bagian dalam bumi. Ia tidak pernah sukses, hingga akhir kematiannya, salah satu satu para pengikutnya, seorang editor surat kabar bernama Yeremia Reynolds, membantu untuk mempengaruhi pemerintah Amerika mengirimkan satu ekspedisi ke Antartika tahun 1838. Sementara para penjelajah-penjelajah tersebut tidak menemukan lubang di sana.

Sumber : Kumpulan MIsteri Dunia