Hari Bumi yang diperingati setiap tanggal 22 April , menandai hari jadi lahirnya sebuah perubahan pergerakan kepedulian terhadap lingkungan tahun 1970-an. Hari Bumi lahir diprakarsai oleh seorang senator Amerika Serikat, Gaylord Nelson. Saat itu ia melakukan protes secara nasional terhadap kalangan politik terkait permasalahan lingkungan. Ia mendesak agar isu-isu tersebut dimasukkan dalam agenda nasional.
Perjuangan Gaylord Nelson dimulai sekitar lebih dari 7 tahun sebelum Hari Bumi pertama. Pada awalnya Gaylord berharap pemikirannya tercapai melalui kunjungan yang dilakukan Presiden Kennedy ke-11 negara bagian pada September 1963, namun dengan beberapa alasan kunjungan tersebut tidak mampu membawa isu lingkungan ke dalam agenda nasional. Upaya terus dilakukan Gaylord untuk merealisasikan idenya. Setelah tur Kennedy, Gaylord melakukan kampanyenya sendiri ke beberapa negara bagian. Di seluruh pelosok negara, bukti penurunan kualitas lingkungan terjadi di mana-mana. Semua orang menyadarinya, kecuali kalangan politik.
Akhirnya pada musim panas 1969 Gaylord mengetahui bahwa aksi demonstrasi anti-perang Vietnam telah menyebar secara luas melalui perguruan tinggi di seluruh negeri. Dari sana ia mendapat ide untuk melakukan hal yang sama dalam kempanye lingkungannya. Ia memilih kalangan bawah dalam melakukan aksi protes terhadap kerusakan lingkungan. Pada sebuah konferensi di Seattle September 1969, Gaylord mengumumkan akan mengadakan demonstrasi secara nasional pada musim semi 1970 atas nama lingkungan dan setiap orang diundang untuk berpartisipasi. Setelah itu, berbagai surat, telegram, dan telepon mengalir dari seluruh negeri. Warga Amerika akhirnya menemukan sebuah forum untuk mengungkapkan kepeduliannya atas penurunan kualitas tanah, sungai, danau, dan udara di lingkungan mereka. Pada 30 November 1969 New York Times melaporkan terjadinya peningkatan aktivitas kepedulian terhadap lingkungan di seluruh negeri terutama di kampus-kampus dan suatu hari untuk peringatan permasalahan lingkungan tengah dirancang untuk untuk musim semi mendatang yang dikoordinasi oleh Senator Gaylord Nelson. Hal ini menjadi bukti keberhasilan perjuangan Gaylord Nelson dalam mengedepankan isu lingkungan sebagai agenda nasional.
Pada tanggal 22 April 1970, akhirnya sekitar 20 juta warga Amerika turun ke jalanan serta memenuhi sejumlah taman dan auditorium untuk mengkampanyekan kesehatan dan keberlangsungan lingkungan. Ribuan mahasiswa berkumpul menentang kerusakan lingkungan. Kelompok-kelompok yang sudah sejak lama menentang adanya tumpahan minyak di lingkungan, pabrik-pabrik dan pembangkit listrik penyebab polusi, buruknya saluran pembuangan, pembuangan bahan-bahan berbahaya, pestisida, jalan raya, hilangnya hutan belantara, serta semakin punahnya kehidupan liar menyadari adanya kebersamaan atas perjuangan mereka dari masyarakat.
Hari Bumi pada tahun 1970 telah menghasilkan persatuan kalangan politik yang sebenarnya jarang terjadi, yang berasal dari kaum republik maupun demokrat, dan berbagai pencampuran kalangan lainnya. Hari Bumi pertama menjadi awal terbentuknya United States Environmental Protection Agency/US EPA (sebuah badan perlindungan lingkungan Amerika) dan juga sebagai langkah awal menuju lingkungan dengan udara dan air yang bersih, serta perlindungan terhadap mahkluk hidup.
Pada tahun 1990, peringatan Hari Bumi mulai berkembang secara global. Sekitar 200 juta orang dari 141 negara di dunia tergerak untuk mengangkat isu lingkungan dalam skala global. Hari Bumi 1990 pun menjadi titik tolak terlaksananya KTT Bumi 1992 di Rio de Janeiro.
Tahun 2000 Hari Bumi mendapat bantuan dengan adanya internet untuk menghubungkan para aktivis di seluruh dunia. Pada tanggal 22 April sekitar 5000 kelompok pemerhati lingkungan di seluruh dunia merangkul ratusan juta penduduk di 184 negara yang menjadi rekor baru untuk Hari Bumi yang diperingati pada tanggal 22 April setiap tahunnya menandai hari jadi lahirnya sebuah perubahan pergerakan kepedulian terhadap lingkungan pada tahun 1970. Hari Bumi lahir atas prakarsa seorang senator Amerika Serikat, Gaylord Nelson. Saat itu ia melakukan protes secara nasional terhadap kalangan politik terkait permasalahan lingkungan. Ia mendesak agar isu-isu tersebut dimasukkan dalam agenda nasional.
Perjuangan Gaylord Nelson dimulai sekitar lebih dari 7 tahun sebelum Hari Bumi pertama. Pada awalnya Gaylord berharap pemikirannya tercapai melalui kunjungan yang dilakukan presiden Kennedy ke sebelas negara bagian pada September 1963, namun dengan beberapa alasan kunjungan tersebut tidak mampu membawa isu lingkungan ke dalam agenda nasional. Upaya terus dilakukan Gaylord untuk merealisasikan idenya. Setelah tur Kennedy, Gaylord melakukan kampanyenya sendiri ke beberapa negara bagian. Di seluruh pelosok negara, bukti penurunan kualitas lingkungan terjadi di mana-mana. Semua orang menyadarinya, kecuali kalangan politik.
Akhirnya pada musim panas 1969 Gaylord mengetahui bahwa aksi demonstrasi anti-perang vietnam telah menyebar secara luas melalui perguruan tinggi di seluruh negeri. Dari sana ia mendapat ide untuk melakukan hal yang sama dalam kempanye lingkungannya. Ia memilih kalangan bawah dalam melakukan aksi protes terhadap kerusakan lingkungan. Pada sebuah konferensi di Seattle September 1969, Gaylord mengumumkan akan mengadakan demonstrasi secara nasional pada musim semi 1970 atas nama lingkungan dan setiap orang diundang untuk berpartisipasi. Setelah itu, berbagai surat, telegram, dan telepon mengalir dari seluruh negeri. Warga Amerika akhirnya menemukan sebuah forum untuk mengungkapkan kepeduliannya atas penurunan kualitas tanah, sungai, danau, dan udara di lingkungan mereka. Pada 30 November 1969 New York Times melaporkan terjadinya peningkatan aktivitas kepedulian terhadap lingkungan di seluruh negeri terutama di kampus-kampus dan suatu hari untuk peringatan permasalahan lingkungan tengah dirancang untuk untuk musim semi mendatang yang dikoordinasi oleh Senator Gaylord Nelson. Hal ini menjadi bukti keberhasilan perjuangan Gaylord Nelson dalam mengedepankan isu lingkungan sebagai agenda nasional.
Pada tanggal 22 April 1970, akhirnya sekitar 20 juta warga Amerika turun ke jalanan serta memenuhi sejumlah taman dan auditorium untuk mengkampanyekan kesehatan dan keberlangsungan lingkungan. Ribuan mahasiswa berkumpul menentang kerusakan lingkungan. Kelompok-kelompok yang sudah sejak lama menentang adanya tumpahan minyak di lingkungan, pabrik-pabrik dan pembangkit listrik penyebab polusi, buruknya saluran pembuangan, pembuangan bahan-bahan berbahaya, pestisida, jalan raya, hilangnya hutan belantara, serta semakin punahnya kehidupan liar menyadari adanya kebersamaan atas perjuangan mereka dari masyarakat.
Hari Bumi pada tahun 1970 telah menghasilkan persatuan kalangan politik yang sebenarnya jarang terjadi, yang berasal dari kaum republik maupun demokrat, dan berbagai pencampuran kalangan lainnya. Hari Bumi pertama menjadi awal terbentuknya United States Environmental Protection Agency/US EPA (sebuah badan perlindungan lingkungan Amerika) dan juga sebagai langkah awal menuju lingkungan dengan udara dan air yang bersih, serta perlindungan terhadap mahkluk hidup.
Pada tahun 1990, peringatan Hari Bumi mulai berkembang secara global. Sekitar 200 juta orang dari 141 negara di dunia tergerak untuk mengangkat isu lingkungan dalam skala global. Hari Bumi 1990 pun menjadi titik tolak terlaksananya KTT Bumi 1992 di Rio de Janeiro.
Tahun 2000 Hari Bumi mendapat bantuan dengan adanya internet untuk menghubungkan para aktivis di seluruh dunia. Pada tanggal 22 April sekitar 5000 kelompok pemerhati lingkungan di seluruh dunia merangkul ratusan juta penduduk di 184 negara yang menjadi rekor baru untuk mengkampanyekan Hari Bumi. Berbagai kegiatan diselenggarakan secara bervariasi mulai dari rantaian suara genderang dari desa ke desa di Gabon, Afrika hingga ratusan ribu warga yang berkumpul di National Mall, Washington D.C., Amerika Serikat. Hari Bumi 2000 secara keras dan jelas menyerukan pesan bahwa penduduk dunia menginginkan tindakan yang cepat dan tegas untuk penggunaan energi yang bersih dan ramah lingkungan.
Di tahun 2009 ini, dalam rangka memperinganti Hari Bumi, tidak ada salahnya kalau manusia yang ada di bumi ini harus “santun” terhadap alam, bisa juga kelangsungan hidup umat manusia tergantung pada “kesantunan” kita pada alam, kita harus bisa membaca dan memahami isyaratnya. Pemanasan global dan kelangkaan pangan adalah salah satu isyarat bagi manusia agar kita “santun” terhadap alam, merawat bumi dengan cara memberi “nutrisi” pada bumi merupakan salah satu contohnya.
SEBELUM KITA MATI, MARI KITA BERBUAT BAIK “SEDIKIT SAJA” TERHADAP BUMI YANG KITA PIJAK SETIAP HARI.
BUAT ANAK-ANAKKU, SELAMAT MENEMPUH UN. SEMOGA SUKSES!
Jumat, 17 April 2009

SMA Negeri 1 Curup dalam seleksi calon peserta OSN Kabupaten Rejang Lebong tahun 2009 ke tingkat provinsi, kembali jadi juara umum. Seleksi yang diadakan di SMA Negeri 1 Curup Timur pada tanggal 16 April 2009 meraih prestasi melalui Juara 1 dan 2 Astronomi, Juara 1 Kebumian, Juara 1 dan 2 Kimia, Juara 1 dan 2 Biologi, Juara 1 (2 orang) Ekonomi, Juara 2 dan 3 Fisika. Sedangkan Matematika dan Komputer gagal meraih prestasi sama sekali.
Seleksi OSN Tahun 2009 tingkat kab/kota kali ini menggunakan format baru, setiap sekolah hanya diwakili oleh 2 orang peserta untuk setiap cabang olimpiade yang diikutinya. Hal ini sempat membuat beberapa sekolah kecewa, karena tahun lalu diwakili oleh 3 orang peserta setiap sekolah.
Soal-soal seleksi beberapa cabang olimpiade juga berubah. Seperti Astronomi misalnya, tahun lalu jumlah soal hanya 40 butir soal pilihan ganda, tahun ini menjadi 50 butir soal.Banyak siswa yang masih kurang memahami tata cara penilaian sehingga banyak soal yang tidak dijawab, padahal di Astronomi jika siswa menjawab salah tidak ada pengurangan nilai seperti pada cabang-cabang OSN lainnya.
Secara keseluruhan hasil seleksi OSN tingkat kabupaten Rejang Lebong masih jauh dari skor minimal untuk bersaing ke tingkat propinsi maupun nasional. Sehingga peserta yang lolos untuk mewakili kabupaten ke tingkat propinsi bulan Juni nanti harus belajar lebih keras lagi.
Panitia OSN Kab. Rejang Lebong sudah mengagendakan untuk mengadakan bimbingan khusus bagi peserta yang lolos mewakili kab. mulai awal bulan Mei nanti bertempat di SMA Negeri 1 Curup. Selain itu juga akan mengundang beberapa dosen dari UNIB untuk memberikan bimbingan.
Pada penutupan kegiatan OSN para juara diberikan piala, piagam dan uang pembinaan : Juara I : Rp 800.000,-, Juara II : Rp 700.000,- dan Juara III : 600.000,-. Juga diberikan Pila Bergilir bagi SMA Negeri 1 Curup yang berhasil menjadi Juara Umum. Piala bergilir, piagam dan uang pembinaan akan diberikan pada tanggal 2 Mei 2009 pada saat peringatan Hardiknas.
Selamat kepada para juara, belajar dan kerja keras lagi untuk membuktikan bahwa Anda semua pantas mewakili Kab ke tingkat provinsi. Tidak ada kata kalah, sebelum berlomba.Target lolos ke tingkat Provinsi dan Nasional pasti bisa Anda wujudkan. Untuk latihan Anda bisa download soal-soal seleksi dan kunci jawaban OSN cabang Astronomi dan Kebumian pada blog ini.
Sekali lagi, selamat .....!
Selasa, 17 Maret 2009
KUNCI JAWABAN MID SEMESTER GENAP
TAHUN PELAJARAN 2008/2009
Mata Pelajaran : Geografi
Kelas : X
Waktu : 90 menit
Hari/Tanggal :Rabu,18-3-2009
KKM : 70
Perhatikan gambar siklus batuan di samping!
1. No. 2 menunjukkan batuan beku
2. No. 3 dan 4 menunjukkan batuan sedimen
3. No. 5 menunjukkan batuan metamorf (malihan)
Perhatikan contoh-contoh bentuk lipatan di bawah ini!
4. Lipatan miring
5. Lipatan menggantung
6. Lipatan rebah
7. Lipatan isoklin
Perhatikan contoh-contoh bentuk patahan di bawah ini!
8. Gambar di atas menunjukkan fleksur
9. Gambar di atas menunjukkan sinistral
10. Gambar di atas menunjukkan dekstral
11. Gambar di atas menunjukkan slenk (graben)
Perhatikan gambar bentuk-bentuk intrusi magma di samping!
12. No. A menunjukkan lakolit
13. No. B menunjukkan sill (keping intrusi)
14. No. C menunjukkan batolit
15. No. D menunjukkan diatrema
Diketahui gelombang primer tercatat pada pukul 23.25’.35” dan gelombang sekunder pada pukul 23.30’.50”. Hitunglah jarak episentrum gempa dari stasiun pencatat gempa!
16. = [(S – P) – 1’] X 1 megameter (tuliskan rumusnya)
17. = [(23.30’.50” - 23.25’.35” ) - 1’] X 1.000 (masukkan datanya)
18. = (5’.15” – 1’) X 1.000 km (tuliskan hasilnya)
19. = 4’.15” X 1.000 km (tuliskan jaraknya dalam km)
= 4.250 km
Syarat-syarat terjadinya tsunami :
20. Gempa bumi yang berpusat di tengah laut dan dangkal (0-30 km)
21. Gempa bumi dengan kekuatan sekurang-kurangnya 6,5 skala Richter
22. Gempa bumi dengan pola sesar naik atau turun
Penyebab terjadinya pelapukan mekanik adalah :
23. Adanya perbedaan temperatur yang cukup tinggi
24. Adanya pembekuan air di dalam batuan
25. Berubahnya air garam menjadi kristal
Carilah hubungan antara dua aspek yang terdapat pada kolom sebelah kiri dengan kolom sebelah kanannya dengan cara memberi tanda ceklist ()
No. Sub faktor yang berpengaruh
26. Curah hujan dan suhu (Iklim)
27. Perubahan induk tanah (Waktu)
28. Tebal/tipisnya lapisan tanah (Topografi)
29. Batuan vulkanik, beku, sedimen(Bahan Induk)
30. Membantu proses pertumbuhan humus (Organisme)
Kerusakan tanah dapat disebabkan oleh beberapa hal, antara lain :
31. Perusakan hutan
32. Proses kimiawi air hujan
33. Proses mekanis air hujan
34. Tanah longsor
Erosi oleh air hujan
Kehilangan unsur hara dan bahan organik dari daerah perakaran.
Terkumpulnya garam di daerah perakaran (salinisasi).
Penjenuhan tanah oleh air (waterlogging) dan erosi.
Perhatikan gambar struktur vertikal atmosfer di samping!
35. Huruf A adalah lapisan troposfer
36. Huruf B adalah lapisan stratosfer
37. Huruf C adalah lapisan mesosfer
Beberapa unsur yang mempengaruhi cuaca dan iklim, yaitu :
38. Suhu udara (temperatur udara)
39. Tekanan udara
40. Kelembaban udara
Curah Hujan
Awan
TAHUN PELAJARAN 2008/2009
Mata Pelajaran : Geografi
Kelas : X
Waktu : 90 menit
Hari/Tanggal :Rabu,18-3-2009
KKM : 70
Perhatikan gambar siklus batuan di samping!
1. No. 2 menunjukkan batuan beku
2. No. 3 dan 4 menunjukkan batuan sedimen
3. No. 5 menunjukkan batuan metamorf (malihan)
Perhatikan contoh-contoh bentuk lipatan di bawah ini!
4. Lipatan miring
5. Lipatan menggantung
6. Lipatan rebah
7. Lipatan isoklin
Perhatikan contoh-contoh bentuk patahan di bawah ini!
8. Gambar di atas menunjukkan fleksur
9. Gambar di atas menunjukkan sinistral
10. Gambar di atas menunjukkan dekstral
11. Gambar di atas menunjukkan slenk (graben)
Perhatikan gambar bentuk-bentuk intrusi magma di samping!
12. No. A menunjukkan lakolit
13. No. B menunjukkan sill (keping intrusi)
14. No. C menunjukkan batolit
15. No. D menunjukkan diatrema
Diketahui gelombang primer tercatat pada pukul 23.25’.35” dan gelombang sekunder pada pukul 23.30’.50”. Hitunglah jarak episentrum gempa dari stasiun pencatat gempa!
16. = [(S – P) – 1’] X 1 megameter (tuliskan rumusnya)
17. = [(23.30’.50” - 23.25’.35” ) - 1’] X 1.000 (masukkan datanya)
18. = (5’.15” – 1’) X 1.000 km (tuliskan hasilnya)
19. = 4’.15” X 1.000 km (tuliskan jaraknya dalam km)
= 4.250 km
Syarat-syarat terjadinya tsunami :
20. Gempa bumi yang berpusat di tengah laut dan dangkal (0-30 km)
21. Gempa bumi dengan kekuatan sekurang-kurangnya 6,5 skala Richter
22. Gempa bumi dengan pola sesar naik atau turun
Penyebab terjadinya pelapukan mekanik adalah :
23. Adanya perbedaan temperatur yang cukup tinggi
24. Adanya pembekuan air di dalam batuan
25. Berubahnya air garam menjadi kristal
Carilah hubungan antara dua aspek yang terdapat pada kolom sebelah kiri dengan kolom sebelah kanannya dengan cara memberi tanda ceklist ()
No. Sub faktor yang berpengaruh
26. Curah hujan dan suhu (Iklim)
27. Perubahan induk tanah (Waktu)
28. Tebal/tipisnya lapisan tanah (Topografi)
29. Batuan vulkanik, beku, sedimen(Bahan Induk)
30. Membantu proses pertumbuhan humus (Organisme)
Kerusakan tanah dapat disebabkan oleh beberapa hal, antara lain :
31. Perusakan hutan
32. Proses kimiawi air hujan
33. Proses mekanis air hujan
34. Tanah longsor
Erosi oleh air hujan
Kehilangan unsur hara dan bahan organik dari daerah perakaran.
Terkumpulnya garam di daerah perakaran (salinisasi).
Penjenuhan tanah oleh air (waterlogging) dan erosi.
Perhatikan gambar struktur vertikal atmosfer di samping!
35. Huruf A adalah lapisan troposfer
36. Huruf B adalah lapisan stratosfer
37. Huruf C adalah lapisan mesosfer
Beberapa unsur yang mempengaruhi cuaca dan iklim, yaitu :
38. Suhu udara (temperatur udara)
39. Tekanan udara
40. Kelembaban udara
Curah Hujan
Awan
Selasa, 13 Januari 2009
BAHAN UJIAN NASIONAL
Jumlah butir soal dan alokasi waktu UN untuk masing-masing satuan pendidikan adalah sebagai berikut:
a. SMA/MA Program IPA
No. Mata Pelajaran Jumlah Butir Alokasi Waktu
Soal
1. Bahasa Indonesia 50 120 menit
2. Bahasa Inggris 50*) 120 menit
3. Matematika 40 120 menit
4. Fisika 40 120 menit
5. Kimia 40 120 menit
6. Biologi 40 120 menit
b. SMA/MA Program IPS
No. Mata Pelajaran Jumlah Butir Alokasi Waktu
Soal
1. Bahasa Indonesia 50 120 menit
2. Bahasa Inggris 50*) 120 menit
3. Matematika 40 120 menit
4. Ekonomi 40 120 menit
5 Sosiologi 40 120 menit
6. Geografi 40 120 menit
*) terdiri atas 15 soal listening comprehension atau 15 soal reading untuk penyandang tunarungu dan 35 soal pilihan ganda.
PELAKSANAAN UJIAN NASIONAL
A. Jadwal UN
1. UN dilakukan satu kali, yang terdiri atas UN Utama dan UN Susulan.
2. UN Susulan hanya berlaku bagi peserta didik yang sakit atau berhalangan dan dibuktikan dengan surat keterangan yang sah.
3. UN dilaksanakan secara serentak.
4. Jadwal pelaksanaan UN sebagai berikut.
Jadwal Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2008/2009
Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Madrasah Aliyah (MA)
No Hari dan Tanggal Jam Mata Pelajaran
Program
IPA Program
IPS
1. UN Utama
Senin, 20 April 2009 08.00-10.00 Bahasa
Indonesia Bahasa
Indonesia
UN Susulan
Senin, 27 April 2009 11.00-13.00 Biologi Sosiologi
2. UN Utama
Selasa, 21 April 2009 08.00-10.00 Bahasa Inggris Bahasa Inggris
UN Susulan
Selasa, 28 April 2009
3. UN Utama
Rabu, 22 April 2009 08.00-10.00 Matematika Matematika
UN Susulan
Rabu, 29 April 2009
4. UN Utama
Kamis, 23 April 2009 08.00-10.00 Fisika Geografi
UN Susulan
Kamis, 30 April 2009
5. UN Utama
Jum’at, 24 April 2009 08.00-10.00 Kimia Ekonomi
UN Susulan
Jum’at, 1 Mei 2009
B. Penetapan Waktu Pengumuman Hasil UN
1. Pengumuman hasil UN dilakukan secara serentak di sekolah/madrasah penyelenggara.
2. Waktu pengumuman hasil UN SMA/MA selambat-lambatnya minggu kedua bulan Juni 2009
C. Ruang UN
Satuan pendidikan penyelenggara UN menetapkan ruang UN dengan persyaratan sebagai berikut:
1. ruang kelas yang digunakan aman dan memadai untuk UN;
2. setiap ruang ditempati paling banyak 20 peserta, dan 1 meja untuk pengawas UN;
3. setiap meja diberi nomor peserta UN;
4. setiap ruang UN disediakan denah tempat duduk peserta UN;
5. setiap ruang UN disediakan lak/segel;
6. gambar atau alat peraga yang berkaitan dengan materi UN dikeluarkan dari ruang UN;
7. tempat duduk peserta UN diatur sebagai berikut:
a. satu bangku untuk satu orang peserta UN;
b. jarak antara meja yang satu dengan yang lain disusun dengan mempertimbangkan jarak antara peserta yang satu dengan peserta yang lain minimal 1 (satu) meter;
c. penempatan peserta UN disesuaikan dengan urutan nomor peserta UN (lihat gambar contoh denah ruang UN).
Keterangan : Nomor ganjil soal paket A Nomor genap soal paket B
KELULUSAN UJIAN NASIONAL
1. Peserta UN dinyatakan lulus jika memenuhi standar kelulusan UN sebagai berikut: memiliki nilai rata-rata minimal 5,50 untuk seluruh mata pelajaran yang diujikan, dengan nilai minimal 4,00 untuk paling banyak dua mata pelajaran dan minimal 4,25 untuk mata pelajaran lainnya.
2. Kabupaten/Kota dan atau satuan pendidikan dapat menentukan standar kelulusan UN lebih tinggi dari kriteria butir 1
Kriteria Lulus dari Satuan Pendidikan:
1. Menyelesaikan seluruh program pembelajaran
Hal ini berarti peserta didik telah mengikuti program pembelajaran seluruh mata pelajaran yang terdapat pada kurikulum yang digunakan, yaitu kurikulum 1994 atau kurikulum 2004, atau KTSP. Pemenuhan persyaratan ini dilihat pada kelengkapan laporan hasil belajar yang tercantum pada rapor yang dimiliki peserta didik mulai semester 1 sampai semester 6 SMA/MA. Ketentuan ini menjadi prasyarat untuk mengikuti
Ujian Sekolah dan Ujian Nasional. Penilaian ini dilakukan oleh satuan pendidikan bersama pendidik.
2. Memperoleh nilai minimal baik pada penilaian akhir untuk seluruh mata pelajaran: (a) kelompok mata pelajaran agama dan ahlak mulia, (b) kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian, (c) kelompok mata pelajaran estetika, dan (d) kelompok mata pelajaran jasmani, olahraga, dan kesehatan.
Penilaian akhir untuk masing-masing kelompok mata pelajaran dilakukan oleh satuan pendidikan dengan mempertimbangkan hasil penilaian peserta didik oleh pendidik.
a. Penilaian hasil belajar kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia dilakukan melalui pengamatan terhadap perubahan perilaku dan sikap untuk menilai perkembangan afeksi peserta didik, serta melalui ulangan, dan/atau penugasan untuk mengukur aspek kognitif peserta didik.
Pengamatan yang dilakukan untuk menilai kelompok mata pelajaran
agama dan akhlak mulia dapat berdasarkan indikator: (1)kerajinan melaksanakan ibadah sesuai dengan agama yang
dianut;
(2) kerajinan mengikuti kegiatan keagamaan;
(3) jujur dalam perkataan dan perbuatan;
(4) mematuhi aturan sekolah;
(5) hormat terhadap pendidik;
(6) ketertiban ketika mengikuti pelajaran di kelas atau di tempat lain;
(7) kriteria lainnya yang dapat dikembangkan oleh masing-masing satuan pendidikan dan pendidik.
Ulangan dan/atau penugasan dilakukan sekolah dengan materi ujian berdasarkan kurikulum yang digunakan.
Hasil penilaian akhir terdiri dari dua aspek yang masing-masing harus minimum baik:
(1) hasil pengamatan terhadap perkembangan perilaku minimum baik;
(2) hasil ulangan dan/atau penugasan minimum baik.
b. Penilaian hasil belajar kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian dilakukan melalui pengamatan terhadap perubahan perilaku dan sikap untuk menilai perkembangan afeksi peserta didik dan kepribadian, serta melalui ulangan, dan/atau penugasan untuk mengukur aspek kognitif peserta didik.
Pengamatan yang dilakukan untuk menilai kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian dapat menggunakan indikator:
(1) menunjukkan kemauan belajar;
(2) ulet tidak mudah menyerah;
(3) mematuhi aturan sosial;
(4) tidak mudah dipengaruhi hal yang negatif;
(5) berani bertanya dan menyampaikan pendapat;
(6) kerja sama dengan teman dalam hal yang positif;
(7) mengikuti kegiatan ekstra kurikuler satuan pendidikan;
(8) kriteria lainnya yang dikembangkan oleh satuan pendidikan.
Ulangan, dan/atau penugasan dilakukan satuan pendidikan dengan materi ujian berdasarkan kurikulum yang digunakan.
Hasil penilaian akhir terdiri dari dua aspek yang masing-masing harus minimum baik:
(1) hasil pengamatan terhadap perkembangan perilaku minimum baik;
(2) hasil ulangan dan/atau penugasan minimum baik.
c. Penilaian hasil belajar kelompok mata pelajaran estetika dilakukan melalui pengamatan terhadap perubahan perilaku dan sikap untuk menilai perkembangan afeksi dan ekspresi psikomotorik peserta didik. Pengamatan yang dilakukan untuk menilai kelompok mata pelajaran estetika dapat menggunakan indikator:
(1) apresiasi seni;
(2) kreasi seni;
(3) kriteria lainnya dapat dikembangkan oleh satuan pendidikan.
Hasil penilaian akhir yang merupakan gabungan dari hasil penilaian dari beberapa observasi ditentukan oleh satuan pendidikan.
d. Penilaian hasil belajar kelompok mata pelajaran jasmani, olahraga, dan kesehatan melalui pengamatan terhadap perubahan perilaku dan sikap untuk menilai perkembangan psikomotorik dan afeksi peserta didik.
Pengamatan yang dilakukan untuk menilai kelompok mata pelajaran jasmani, olahraga, dan kesehatan dapat menggunakan indikator:
(1) aktifitas dalam kegiatan olah raga di satuan pendidikan;
(2) kebiasaan hidup sehat dan bersih;
(3) tidak merokok;
(4) tidak menggunakan narkoba;
(5) disiplin waktu;
(6) keterampilan melakukan gerak olahraga;
(7) kriteria lainnya dapat dikembangkan oleh satuan pendidikan.
Ulangan, dan/atau penugasan dilakukan satuan pendidikan dengan materi ujian berdasarkan kurikulum yang digunakan.
Hasil penilaian akhir terdiri dari dua aspek yang masing-masing harus minimum baik:
(1) hasil pengamatan terhadap perkembangan perilaku minimum baik;
(2) hasil ulangan dan/atau penugasan minimum baik.
3. Lulus Ujian Sekolah/Madrasah
a. Ujian sekolah/madrasah mencakup:
(1) ujian untuk menilai pencapaian standar kompetensi lulusan pada mata pelajaran dalam kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi yang tidak diujikan pada ujian nasional;
(2) ujian praktik untuk mata pelajaran yang tidak dinilai melalui UN.
b. Hasil ujian sekolah/madrasah digunakan sebagai salah satu pertimbangan untuk:
(1) penentuan kelulusan peserta didik dari suatu satuan pendidikan;
(2) pembinaan peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan serta pengembangan fasilitas dalam upaya peningkatan mutu pendidikan
4. Lulus UN sebagaimana diatur dalam POS ini pada bab VI
Jumlah butir soal dan alokasi waktu UN untuk masing-masing satuan pendidikan adalah sebagai berikut:
a. SMA/MA Program IPA
No. Mata Pelajaran Jumlah Butir Alokasi Waktu
Soal
1. Bahasa Indonesia 50 120 menit
2. Bahasa Inggris 50*) 120 menit
3. Matematika 40 120 menit
4. Fisika 40 120 menit
5. Kimia 40 120 menit
6. Biologi 40 120 menit
b. SMA/MA Program IPS
No. Mata Pelajaran Jumlah Butir Alokasi Waktu
Soal
1. Bahasa Indonesia 50 120 menit
2. Bahasa Inggris 50*) 120 menit
3. Matematika 40 120 menit
4. Ekonomi 40 120 menit
5 Sosiologi 40 120 menit
6. Geografi 40 120 menit
*) terdiri atas 15 soal listening comprehension atau 15 soal reading untuk penyandang tunarungu dan 35 soal pilihan ganda.
PELAKSANAAN UJIAN NASIONAL
A. Jadwal UN
1. UN dilakukan satu kali, yang terdiri atas UN Utama dan UN Susulan.
2. UN Susulan hanya berlaku bagi peserta didik yang sakit atau berhalangan dan dibuktikan dengan surat keterangan yang sah.
3. UN dilaksanakan secara serentak.
4. Jadwal pelaksanaan UN sebagai berikut.
Jadwal Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2008/2009
Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Madrasah Aliyah (MA)
No Hari dan Tanggal Jam Mata Pelajaran
Program
IPA Program
IPS
1. UN Utama
Senin, 20 April 2009 08.00-10.00 Bahasa
Indonesia Bahasa
Indonesia
UN Susulan
Senin, 27 April 2009 11.00-13.00 Biologi Sosiologi
2. UN Utama
Selasa, 21 April 2009 08.00-10.00 Bahasa Inggris Bahasa Inggris
UN Susulan
Selasa, 28 April 2009
3. UN Utama
Rabu, 22 April 2009 08.00-10.00 Matematika Matematika
UN Susulan
Rabu, 29 April 2009
4. UN Utama
Kamis, 23 April 2009 08.00-10.00 Fisika Geografi
UN Susulan
Kamis, 30 April 2009
5. UN Utama
Jum’at, 24 April 2009 08.00-10.00 Kimia Ekonomi
UN Susulan
Jum’at, 1 Mei 2009
B. Penetapan Waktu Pengumuman Hasil UN
1. Pengumuman hasil UN dilakukan secara serentak di sekolah/madrasah penyelenggara.
2. Waktu pengumuman hasil UN SMA/MA selambat-lambatnya minggu kedua bulan Juni 2009
C. Ruang UN
Satuan pendidikan penyelenggara UN menetapkan ruang UN dengan persyaratan sebagai berikut:
1. ruang kelas yang digunakan aman dan memadai untuk UN;
2. setiap ruang ditempati paling banyak 20 peserta, dan 1 meja untuk pengawas UN;
3. setiap meja diberi nomor peserta UN;
4. setiap ruang UN disediakan denah tempat duduk peserta UN;
5. setiap ruang UN disediakan lak/segel;
6. gambar atau alat peraga yang berkaitan dengan materi UN dikeluarkan dari ruang UN;
7. tempat duduk peserta UN diatur sebagai berikut:
a. satu bangku untuk satu orang peserta UN;
b. jarak antara meja yang satu dengan yang lain disusun dengan mempertimbangkan jarak antara peserta yang satu dengan peserta yang lain minimal 1 (satu) meter;
c. penempatan peserta UN disesuaikan dengan urutan nomor peserta UN (lihat gambar contoh denah ruang UN).
Keterangan : Nomor ganjil soal paket A Nomor genap soal paket B
KELULUSAN UJIAN NASIONAL
1. Peserta UN dinyatakan lulus jika memenuhi standar kelulusan UN sebagai berikut: memiliki nilai rata-rata minimal 5,50 untuk seluruh mata pelajaran yang diujikan, dengan nilai minimal 4,00 untuk paling banyak dua mata pelajaran dan minimal 4,25 untuk mata pelajaran lainnya.
2. Kabupaten/Kota dan atau satuan pendidikan dapat menentukan standar kelulusan UN lebih tinggi dari kriteria butir 1
Kriteria Lulus dari Satuan Pendidikan:
1. Menyelesaikan seluruh program pembelajaran
Hal ini berarti peserta didik telah mengikuti program pembelajaran seluruh mata pelajaran yang terdapat pada kurikulum yang digunakan, yaitu kurikulum 1994 atau kurikulum 2004, atau KTSP. Pemenuhan persyaratan ini dilihat pada kelengkapan laporan hasil belajar yang tercantum pada rapor yang dimiliki peserta didik mulai semester 1 sampai semester 6 SMA/MA. Ketentuan ini menjadi prasyarat untuk mengikuti
Ujian Sekolah dan Ujian Nasional. Penilaian ini dilakukan oleh satuan pendidikan bersama pendidik.
2. Memperoleh nilai minimal baik pada penilaian akhir untuk seluruh mata pelajaran: (a) kelompok mata pelajaran agama dan ahlak mulia, (b) kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian, (c) kelompok mata pelajaran estetika, dan (d) kelompok mata pelajaran jasmani, olahraga, dan kesehatan.
Penilaian akhir untuk masing-masing kelompok mata pelajaran dilakukan oleh satuan pendidikan dengan mempertimbangkan hasil penilaian peserta didik oleh pendidik.
a. Penilaian hasil belajar kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia dilakukan melalui pengamatan terhadap perubahan perilaku dan sikap untuk menilai perkembangan afeksi peserta didik, serta melalui ulangan, dan/atau penugasan untuk mengukur aspek kognitif peserta didik.
Pengamatan yang dilakukan untuk menilai kelompok mata pelajaran
agama dan akhlak mulia dapat berdasarkan indikator: (1)kerajinan melaksanakan ibadah sesuai dengan agama yang
dianut;
(2) kerajinan mengikuti kegiatan keagamaan;
(3) jujur dalam perkataan dan perbuatan;
(4) mematuhi aturan sekolah;
(5) hormat terhadap pendidik;
(6) ketertiban ketika mengikuti pelajaran di kelas atau di tempat lain;
(7) kriteria lainnya yang dapat dikembangkan oleh masing-masing satuan pendidikan dan pendidik.
Ulangan dan/atau penugasan dilakukan sekolah dengan materi ujian berdasarkan kurikulum yang digunakan.
Hasil penilaian akhir terdiri dari dua aspek yang masing-masing harus minimum baik:
(1) hasil pengamatan terhadap perkembangan perilaku minimum baik;
(2) hasil ulangan dan/atau penugasan minimum baik.
b. Penilaian hasil belajar kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian dilakukan melalui pengamatan terhadap perubahan perilaku dan sikap untuk menilai perkembangan afeksi peserta didik dan kepribadian, serta melalui ulangan, dan/atau penugasan untuk mengukur aspek kognitif peserta didik.
Pengamatan yang dilakukan untuk menilai kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian dapat menggunakan indikator:
(1) menunjukkan kemauan belajar;
(2) ulet tidak mudah menyerah;
(3) mematuhi aturan sosial;
(4) tidak mudah dipengaruhi hal yang negatif;
(5) berani bertanya dan menyampaikan pendapat;
(6) kerja sama dengan teman dalam hal yang positif;
(7) mengikuti kegiatan ekstra kurikuler satuan pendidikan;
(8) kriteria lainnya yang dikembangkan oleh satuan pendidikan.
Ulangan, dan/atau penugasan dilakukan satuan pendidikan dengan materi ujian berdasarkan kurikulum yang digunakan.
Hasil penilaian akhir terdiri dari dua aspek yang masing-masing harus minimum baik:
(1) hasil pengamatan terhadap perkembangan perilaku minimum baik;
(2) hasil ulangan dan/atau penugasan minimum baik.
c. Penilaian hasil belajar kelompok mata pelajaran estetika dilakukan melalui pengamatan terhadap perubahan perilaku dan sikap untuk menilai perkembangan afeksi dan ekspresi psikomotorik peserta didik. Pengamatan yang dilakukan untuk menilai kelompok mata pelajaran estetika dapat menggunakan indikator:
(1) apresiasi seni;
(2) kreasi seni;
(3) kriteria lainnya dapat dikembangkan oleh satuan pendidikan.
Hasil penilaian akhir yang merupakan gabungan dari hasil penilaian dari beberapa observasi ditentukan oleh satuan pendidikan.
d. Penilaian hasil belajar kelompok mata pelajaran jasmani, olahraga, dan kesehatan melalui pengamatan terhadap perubahan perilaku dan sikap untuk menilai perkembangan psikomotorik dan afeksi peserta didik.
Pengamatan yang dilakukan untuk menilai kelompok mata pelajaran jasmani, olahraga, dan kesehatan dapat menggunakan indikator:
(1) aktifitas dalam kegiatan olah raga di satuan pendidikan;
(2) kebiasaan hidup sehat dan bersih;
(3) tidak merokok;
(4) tidak menggunakan narkoba;
(5) disiplin waktu;
(6) keterampilan melakukan gerak olahraga;
(7) kriteria lainnya dapat dikembangkan oleh satuan pendidikan.
Ulangan, dan/atau penugasan dilakukan satuan pendidikan dengan materi ujian berdasarkan kurikulum yang digunakan.
Hasil penilaian akhir terdiri dari dua aspek yang masing-masing harus minimum baik:
(1) hasil pengamatan terhadap perkembangan perilaku minimum baik;
(2) hasil ulangan dan/atau penugasan minimum baik.
3. Lulus Ujian Sekolah/Madrasah
a. Ujian sekolah/madrasah mencakup:
(1) ujian untuk menilai pencapaian standar kompetensi lulusan pada mata pelajaran dalam kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi yang tidak diujikan pada ujian nasional;
(2) ujian praktik untuk mata pelajaran yang tidak dinilai melalui UN.
b. Hasil ujian sekolah/madrasah digunakan sebagai salah satu pertimbangan untuk:
(1) penentuan kelulusan peserta didik dari suatu satuan pendidikan;
(2) pembinaan peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan serta pengembangan fasilitas dalam upaya peningkatan mutu pendidikan
4. Lulus UN sebagaimana diatur dalam POS ini pada bab VI
Selasa, 02 Desember 2008
KISI-KISI SOAL ULANGAN AKHIR SEMESTER GANJIL
KELAS X
1. Pengertian Geografi menurut hasil seminar dan lokakarya Ikatan Guru Geografi Indonesia di IKIP Semarang tahun 1988
2. Kesamaan titik pandang di antara para ahli tentang pengertian geografi
3. Contoh konsep aglomerasi
4. Contoh konsep lokasi
5. Contoh konsep diferensiasi areal
6. Contoh pendekatan ekologi
7. Yang termasuk pendekatan keruangan dalam kajian geografi
8. Maksud pendekatan kewilayahan yang digunakan dalam geografi
9. Cara memecahkan suatu permasalahan dengan menggunakan pendekatan keruangan
10. Tindakan-tindakan yang dapat dilakukan untuk memecahkan suatu permasalahan ditinjau dari pendekatan kelingkungan
11. Pengertian prinsip deskriptif
12. Contoh prinsip interelasi
13. Contoh-contoh prinsip penyebaran
14. Pengertian prinsip korologi
15. Contoh keterkaitan aspek fisik dan aspek social dalam kajian geografi
16. Yang termasuk obyek studi geografi
17. Susunan dari struktur geografi
18. Contoh fenomena sosial budaya
19. Hipotesis Peledakan Bintang tentang terjadinya tata surya
20. Yang termasuk obyek formal geografi
21. Beberapa hal yang terjadi pada era Paleozoikum dan Prakambrium
22. Hal-hal penting tentang gerakan benua
23. Titik tolak teori Apungan dan Pergeseran Benua
24. Teori Benua Gondwana dan tokoh yang mengembangkannya
25. Materi penyusun lapisan kulit bumi bagian luar
26. Ketebalan lapisan-lapisan bumi serta namanya
27. Mengapa dinamakan lempeng?
28. Beberapa kejadian pada pertemuan dua lempeng tektonik
29. Senomena yang terjadi di daerah dua lempeng saling menjauh
30. Teori-teori tentang terbentuknya jagat raya
31. Pengertian tata surya
32. Kegiatan yang tampak jelas yang terjadi dalam kromosfer
33. Bagian dalam matahari yang berupa partikel-partikel tertentu
34. Planet yang mendapat julukan planet merah
35. Planet yang ditandai oleh pertukaran tampalan-tampalan dan bercak-bercak yang paling jelas di antaranya bercak merah besar
36. Planet yang sangat indah dengan sistem cincin yang melingkarinya
37. Pengertian meteor dan meteorit
38. Beberapa hal penting mengenai planet-planet
39. Kapan kedudukan planet Venus sangat dekat dengan bumi
KISI-KISI SOAL ULANGAN AKHIR SEMESTER GANJIL
KELAS XI.IIS
1. Manfaat utama yang diperoleh dari susunan penduduk menurut umur
2. Pengertian rasio jenis kelamin
3. Pengertian sensus de jure dan de facto
4. Menghitung ASFR
5. Faktor-faktor yang mendorong adanya kelahiran
6. Menghitung CDR
7. Menghitung kepadatan kepadatan penduduk agraris
8. Menghitung jumlah pertambahan penduduk di suatu negara
9. Menghitung besarnya tingkat pertumbuhan penduduk setiap tahun pada suatu periode
10. Menghitung jumlah penduduk akan menjadi dua kali lipat
11. Perbedaan antara mobilitas permanen dan non-permanen
12. Faktor-faktor yang mempengaruhi sebaran flora dan fauna di permukaan bumi
13. Faktor hambatan penyebaran flora dan fauna di permukaan bumi
14. Yang menyebabkan tumbuhan kaktus dapat hidup di wilayah gurun yang gersang dan kekurangan air
15. Mengapa hutan hujan disebut sebagai “paru-paru dunia”
16. Mengapa di Sumatera, Kalimantan, dan Papua banyak ditemukan hutan rawa air tawar
17. Ciri khas flora yang tumbuh di gurun
18. Keistimewaan hutan peluruh
19. Contoh fauna tipe peralihan
20. Contoh fauna tipe Asiatis
21. Menghitung angka migrasi bersih
22. Yang mempengaruhi ekonomis atau tidaknya suatu sumber daya alam
23. Pengertian sumber daya alam
24. Contoh jenis sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui
25. Pengertian sumber daya alam yang dapat diperbaharui
26. Upaya-upayayang dapat dilakukan dalam pengelolaan sumber daya air
27. Salah satu contoh prinsip mengurangi penggunaan sumber daya alam
28. Contoh usaha (prinsip) memakai ulang
29. Kegiatan yang mencerminkan ekoefisiensi
30. Prinsip-prinsip pengelolaan sumber daya alam yang berwawasan lingkungan
31. Contoh fauna Wallacea
32. Contoh jenis flora yang umumnya tumbuh di hutan hujan tropis
33. Dasar pembagian jenis dan persebaran flora di Indonesia
34. Dasar penghitungan angka beban ketergantungan penduduk suatu daerah
35. Hal yang harus diperhatikan dalam perencanaan program wajib belajar
36. Menunjukkan batas penyebaran flora dan fauna di Indonesia pada peta
37. Faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan jumlah penduduk dunia
38. Variabel yang paling berpengaruh terhadap pertumbuhan penduduk
39. Menghitung angka ketergantungan
40. Pengertian penduduk ekspansif
KISI-KISI SOAL ULANGAN AKHIR SEMESTER GANJIL
KELAS XII.IIS
1. Pengertian SIG menurut para ahli
2. Beberapa alasan pokok penggunaan komputer untuk pengembangan SIG
3. Konsep dasar SIG
4. Tahapan kerja dan SIG
5. Keterbatasan SIG manual
6. Hal-hal yang dilakukan dalam proses pemasukan data pada SIG
7. SIG dapat digunakan untuk memprediksi berbagai hal
8. Ujung tombak keberhasilan SIG sebagai suatu sistem informasi
9. Keunggulan SIG adalah memungkinkan pengambilan dan pengubahan data dengan cepat
10. Perangkat keras SIG
11. Faktor yang harus diperhatikan dalam pemusatan pembangunan industri
12. Usaha yang harus dilakukan agar sebuah pabrik kimia diprotes oleh masyarakat setempat, karena mencemari lahan pertanian
13. Contoh kelompok aneka industri
14. Pengertian industri ekstraktif d. non ekstraktif
15. Orientasi pola persebaran industri di Indonesia
16. Syarat-syarat industri akan berlokasi dekat dengan pasar
17. Faktor penyebab terjadinya aglomerasi industri
18. Teori keterkaitan transportasi dengan aglomerasi industri yang dikemukakan oleh Alfred Weber
19. Ciri-ciri kenampakan fisik industri pada peta topografi
20. Unsur-unsur interpretasi citra
21. Keuntungan relokasi industri bagi negara berkembang
22. Pengertian interpretasi citra
23. Contoh obyek dari hasil foto udara yang mempunyai tekstur kasar
24. Ciri spektral dalam pengejaan benda
25. Faktor-faktor yang tidak mempengaruhi rona
26. Ciri-ciri hutan bakau pada foto udara
27. Ciri spasial
28. Tahapan untuk mendapatkan data geografi dari hasil penginderaan jauh
29. Pengertian tekstur
30. Ciri pemukiman transmigrasi pada citra
31. Cara pemilihan proyeksi peta
32. Warna yang digunakan untuk menggambarkan dataran rendah pada peta topografi
33. Syarat-syarat peta
34. Tujuan pembuatan peta
35. Ilmu yang mempelajari perpetaan
36. Simbol garis yang digunakan di dalam peta
37. Simbol titik pada sebuah peta
38. Komponen-komponen setiap peta
39. Menghitung jarak pada peta
40. Menghitung skala peta
KERJA KERAS, TEKUN BELAJAR, JUJUR DALAM BEKERJA ADALAH KUNCI SUKSES ANDA DALAM MENGERJAKAN SOAL-SOAL ULANGAN AKHIR SEMESTER (UAS).
DOWNLOAD SOAL-SOAL UAS :
Soal_UAS_Geografi_X_Smt1_0809_Paket A.doc
Soal_UAS_Geografi_X_Smt1_0809_Paket B.doc
Soal_UAS_Geografi_XI.IIS_Smt1_0809_Paket A.doc
Soal_UAS_Geografi_XI.IIS_Smt1_0809_Paket B.doc
Soal_UAS_Geografi_XII.IIS_Smt1_0809_Paket A.doc
Soal_UAS_Geografi_XII.IIS_Smt1_0809_Paket B.doc
NILAI UAS KELAS XII.IIS :
Nilai_UAS_X_Smt1_0809.xls
Nilai_UAS_XI.IIS-1_Smt1_0809.xls
Nilai_UAS_XII.IIS_Smt1_0809.xls
KELAS X
1. Pengertian Geografi menurut hasil seminar dan lokakarya Ikatan Guru Geografi Indonesia di IKIP Semarang tahun 1988
2. Kesamaan titik pandang di antara para ahli tentang pengertian geografi
3. Contoh konsep aglomerasi
4. Contoh konsep lokasi
5. Contoh konsep diferensiasi areal
6. Contoh pendekatan ekologi
7. Yang termasuk pendekatan keruangan dalam kajian geografi
8. Maksud pendekatan kewilayahan yang digunakan dalam geografi
9. Cara memecahkan suatu permasalahan dengan menggunakan pendekatan keruangan
10. Tindakan-tindakan yang dapat dilakukan untuk memecahkan suatu permasalahan ditinjau dari pendekatan kelingkungan
11. Pengertian prinsip deskriptif
12. Contoh prinsip interelasi
13. Contoh-contoh prinsip penyebaran
14. Pengertian prinsip korologi
15. Contoh keterkaitan aspek fisik dan aspek social dalam kajian geografi
16. Yang termasuk obyek studi geografi
17. Susunan dari struktur geografi
18. Contoh fenomena sosial budaya
19. Hipotesis Peledakan Bintang tentang terjadinya tata surya
20. Yang termasuk obyek formal geografi
21. Beberapa hal yang terjadi pada era Paleozoikum dan Prakambrium
22. Hal-hal penting tentang gerakan benua
23. Titik tolak teori Apungan dan Pergeseran Benua
24. Teori Benua Gondwana dan tokoh yang mengembangkannya
25. Materi penyusun lapisan kulit bumi bagian luar
26. Ketebalan lapisan-lapisan bumi serta namanya
27. Mengapa dinamakan lempeng?
28. Beberapa kejadian pada pertemuan dua lempeng tektonik
29. Senomena yang terjadi di daerah dua lempeng saling menjauh
30. Teori-teori tentang terbentuknya jagat raya
31. Pengertian tata surya
32. Kegiatan yang tampak jelas yang terjadi dalam kromosfer
33. Bagian dalam matahari yang berupa partikel-partikel tertentu
34. Planet yang mendapat julukan planet merah
35. Planet yang ditandai oleh pertukaran tampalan-tampalan dan bercak-bercak yang paling jelas di antaranya bercak merah besar
36. Planet yang sangat indah dengan sistem cincin yang melingkarinya
37. Pengertian meteor dan meteorit
38. Beberapa hal penting mengenai planet-planet
39. Kapan kedudukan planet Venus sangat dekat dengan bumi
KISI-KISI SOAL ULANGAN AKHIR SEMESTER GANJIL
KELAS XI.IIS
1. Manfaat utama yang diperoleh dari susunan penduduk menurut umur
2. Pengertian rasio jenis kelamin
3. Pengertian sensus de jure dan de facto
4. Menghitung ASFR
5. Faktor-faktor yang mendorong adanya kelahiran
6. Menghitung CDR
7. Menghitung kepadatan kepadatan penduduk agraris
8. Menghitung jumlah pertambahan penduduk di suatu negara
9. Menghitung besarnya tingkat pertumbuhan penduduk setiap tahun pada suatu periode
10. Menghitung jumlah penduduk akan menjadi dua kali lipat
11. Perbedaan antara mobilitas permanen dan non-permanen
12. Faktor-faktor yang mempengaruhi sebaran flora dan fauna di permukaan bumi
13. Faktor hambatan penyebaran flora dan fauna di permukaan bumi
14. Yang menyebabkan tumbuhan kaktus dapat hidup di wilayah gurun yang gersang dan kekurangan air
15. Mengapa hutan hujan disebut sebagai “paru-paru dunia”
16. Mengapa di Sumatera, Kalimantan, dan Papua banyak ditemukan hutan rawa air tawar
17. Ciri khas flora yang tumbuh di gurun
18. Keistimewaan hutan peluruh
19. Contoh fauna tipe peralihan
20. Contoh fauna tipe Asiatis
21. Menghitung angka migrasi bersih
22. Yang mempengaruhi ekonomis atau tidaknya suatu sumber daya alam
23. Pengertian sumber daya alam
24. Contoh jenis sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui
25. Pengertian sumber daya alam yang dapat diperbaharui
26. Upaya-upayayang dapat dilakukan dalam pengelolaan sumber daya air
27. Salah satu contoh prinsip mengurangi penggunaan sumber daya alam
28. Contoh usaha (prinsip) memakai ulang
29. Kegiatan yang mencerminkan ekoefisiensi
30. Prinsip-prinsip pengelolaan sumber daya alam yang berwawasan lingkungan
31. Contoh fauna Wallacea
32. Contoh jenis flora yang umumnya tumbuh di hutan hujan tropis
33. Dasar pembagian jenis dan persebaran flora di Indonesia
34. Dasar penghitungan angka beban ketergantungan penduduk suatu daerah
35. Hal yang harus diperhatikan dalam perencanaan program wajib belajar
36. Menunjukkan batas penyebaran flora dan fauna di Indonesia pada peta
37. Faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan jumlah penduduk dunia
38. Variabel yang paling berpengaruh terhadap pertumbuhan penduduk
39. Menghitung angka ketergantungan
40. Pengertian penduduk ekspansif
KISI-KISI SOAL ULANGAN AKHIR SEMESTER GANJIL
KELAS XII.IIS
1. Pengertian SIG menurut para ahli
2. Beberapa alasan pokok penggunaan komputer untuk pengembangan SIG
3. Konsep dasar SIG
4. Tahapan kerja dan SIG
5. Keterbatasan SIG manual
6. Hal-hal yang dilakukan dalam proses pemasukan data pada SIG
7. SIG dapat digunakan untuk memprediksi berbagai hal
8. Ujung tombak keberhasilan SIG sebagai suatu sistem informasi
9. Keunggulan SIG adalah memungkinkan pengambilan dan pengubahan data dengan cepat
10. Perangkat keras SIG
11. Faktor yang harus diperhatikan dalam pemusatan pembangunan industri
12. Usaha yang harus dilakukan agar sebuah pabrik kimia diprotes oleh masyarakat setempat, karena mencemari lahan pertanian
13. Contoh kelompok aneka industri
14. Pengertian industri ekstraktif d. non ekstraktif
15. Orientasi pola persebaran industri di Indonesia
16. Syarat-syarat industri akan berlokasi dekat dengan pasar
17. Faktor penyebab terjadinya aglomerasi industri
18. Teori keterkaitan transportasi dengan aglomerasi industri yang dikemukakan oleh Alfred Weber
19. Ciri-ciri kenampakan fisik industri pada peta topografi
20. Unsur-unsur interpretasi citra
21. Keuntungan relokasi industri bagi negara berkembang
22. Pengertian interpretasi citra
23. Contoh obyek dari hasil foto udara yang mempunyai tekstur kasar
24. Ciri spektral dalam pengejaan benda
25. Faktor-faktor yang tidak mempengaruhi rona
26. Ciri-ciri hutan bakau pada foto udara
27. Ciri spasial
28. Tahapan untuk mendapatkan data geografi dari hasil penginderaan jauh
29. Pengertian tekstur
30. Ciri pemukiman transmigrasi pada citra
31. Cara pemilihan proyeksi peta
32. Warna yang digunakan untuk menggambarkan dataran rendah pada peta topografi
33. Syarat-syarat peta
34. Tujuan pembuatan peta
35. Ilmu yang mempelajari perpetaan
36. Simbol garis yang digunakan di dalam peta
37. Simbol titik pada sebuah peta
38. Komponen-komponen setiap peta
39. Menghitung jarak pada peta
40. Menghitung skala peta
KERJA KERAS, TEKUN BELAJAR, JUJUR DALAM BEKERJA ADALAH KUNCI SUKSES ANDA DALAM MENGERJAKAN SOAL-SOAL ULANGAN AKHIR SEMESTER (UAS).
DOWNLOAD SOAL-SOAL UAS :
Soal_UAS_Geografi_X_Smt1_0809_Paket A.doc
Soal_UAS_Geografi_X_Smt1_0809_Paket B.doc
Soal_UAS_Geografi_XI.IIS_Smt1_0809_Paket A.doc
Soal_UAS_Geografi_XI.IIS_Smt1_0809_Paket B.doc
Soal_UAS_Geografi_XII.IIS_Smt1_0809_Paket A.doc
Soal_UAS_Geografi_XII.IIS_Smt1_0809_Paket B.doc
NILAI UAS KELAS XII.IIS :
Nilai_UAS_X_Smt1_0809.xls
Nilai_UAS_XI.IIS-1_Smt1_0809.xls
Nilai_UAS_XII.IIS_Smt1_0809.xls
Jumat, 28 November 2008
ULANGAN HARIAN 3
Mata Pelajaran : Geografi
Waktu : 45 menit
Kelas/Semester : X/1
KKM : 60
Standar Kompetensi : 2. Memahami sejarah pembentukan bumi
Kompetensi Dasar : 2.1 Menjelaskan sejarah pembentukan bumi
1. Menurut Kant-Laplace, asal terbentuknya planet-planet ini adalah materi yang berupa ….
a. partikel hasil ledakan sebuah bintang d. asteroid
b. partikel cahaya bintang e. partikel radioaktif
c. nebula
2. Partikel dari hasil gas yang meledak dari atmosfer “matahari asal” karena didekati oleh sebuah bintang raksasa oleh Chamberlin-Moulton disebut ….
a. angin matahari d. nebula
b. planetesimal e. quasar
c. asteroid
3. Hipotesis/teori pasang surut gas untuk menjelaskan asal terjadinya planet dikemukakan oleh ….
a. Moulton-Chamberlin d. Kant-Laplace
b. Jeans-Jeffreys e. Johannes Kepler
c. Suess-Wieschert
4. Perlapisan litosfer merupakan perlapisan kulit bumi paling luar bersifat keras padat pada suatu proses pembentukan awal, disebabkan oleh ….
a. konveksi d. konduksi
b. kondensasi e. eksfoliasi
c. magmatisasi
5. Lapisan antara bumi yang merupakan sisik oksida dan sulfida dengan tebal lapisan 1.700 km dinamakan ….
a. litosfer d. thermosfer
b. barisfer e. khalkosfer
c. kerak bumi
6. Pada zaman Perm (200 juta tahun silam) di permukaan bumi ini hanya terdapat sebuah benua besar yang disebut ….
a. Gondwana Land d. Great Continental
b. Tethys e. Pangea
c. Laurasia
7. Perlapisan dalam bumi yang bersifat kental sebagai media pengapungan kerak benua (continental crust) dan kerak samudera (oceanic crust) disebut ….
a. astenosfer d. barisfer
b. litosfer e. pedosfer
c. mantel
8. Zone perbatasan lempeng litosfer di mana lempeng-lempeng bergerak kea rah yang berlawanan atau saling menjauh disebut ….
a. divergen d. konveksi
b. subduksi e. transform fault
c. konvergen
9. Munculnya jalur pegunungan muda (vulkan) yang memanjang di permukaan bumi seperti jalur/sirkum Mediterania dan Pasifik berada di atas zone ….
a. divergen d. konveksi
b. konvergen e. diversifikasi
c. transform fault
10. Di zone divergen (menyebar atau saling menjauh) pada lempeng-lempeng litosfer terdapat bentukan muka bumi yang dinamakan ….
a. palung laut (trench) d. melting magma
b. vulkan aktif e. sesar mendatar
c. punggungan dasar laut ( mid oceanic ridge)
11. Di Indonesia merupakan daerah yang rawan gempa (labil) karena tempat pertemuan tumbukan 3 lempeng litosfer yaitu ….
a. Indo-Australia, Pasifik dan Eurasia d. Indonesia, Asia, dan Pasifik
b. Pasifik, Eurasia dan Nasca e. Asia, Indonesia, dan Philipina
c. Indo-Australia, Asia dan Pasifik
12. Wilayah Indonesia yang merupakan daerah stabil (bebas gempa) adalah ….
a. Sumatera d. Bali dan Lombok
b. Jawa e. Sulawesi
c. Kalimantan
13. Yang bukan lempeng pembentuk kepulauan Indonesia adalah ….
a. Pasifik d. Nasca
b. Hindia e. Australia
c. Eurasia
14. Berdasarkan teori lempeng tektonik, setiap lempeng di bumi bergerak dengan kecepatan ….
a. 5 cm/tahun d. 9 cm/tahun
b. 7 cm/tahun e. 10 cm/tahun
c. 8 cm/tahun
15. Aktivitas gunung berapi di darat muncul pada daerah ….
a. konvergen d. divergen
b. papasan e. penunjaman
c. subduksi
16. Sebenarnya pelebaran alur-alur dasar samudera, gerakan-gerakan benua, dan pola kegiatan vulkanik disebabkan oleh ….
a. tenaga endogen yang tidak pernah berhenti d. tenaga eksogen yang merusak permukaan bumi
b. desakan energi dari pusat bumi e. desakan tarik menarik energi atas dan energi bawah
c. struktur permukaan bumi yang lemah
17. Benua Asia terdiri dari beberapa lempeng benua besar antara lain ….
a. India, Thailand, dan Indonesia d. Pasifik, Atlantik, dan India
b. India, Thailand, dan Irian e. India, Indonesia, dan Atlantik
c. Eurasia, Pasifik, dan India
18. Suatu lempengan yang terus menerus bergerak, menggeser ke arah barat laut Pasifik dan utara India adalah lempengan ….
a. Pasifik dan India d. Pasifik dan Atlantik
b. Afrika dan India e. Peru dan Pasifik
c. Australia dan India
19. Teori Apungan dan Pergeseran Benua diungkapkan di hadapan para ahli geologi di Frankfurt pada tahun 1912 oleh …..
a. Galileo d. Weigner
b. Ed Suess e. Descartes
c. Alfred Lothar Wegener
20. Benua-benua sekarang masih bergerak terus, gerakan ini dapat dibuktikan dengan ….
a. makin melebarnya kawasan kutub utara dan selatan d. pergeseran magma yang keluar lewat gunung api
b. makin dalamnya dasar samudera e. adanya gerakan tanah dan ekshalasi magma
c. makin melebarnya materi yang terdapat di alur-alur dalam samudera
21. Teori Alfred Wegener telah coba dibuktikan oleh tim penelitian AS. Para peneliti mengadakan pengamatan di Kutub Selatan dengan pusat perhatian di …..
a. trans antartik tengah d. trans antartik selatan
b. trans antartik timur e. trans antartik barat
c. trans antartik utara
22. Daratan benua-benua di dunia pada masa jutaan tahun yang silam merupakan daratan tunggal yang dinamakan gondwana. Teori ini dikembangkan oleh ….
a. A.L. Wegener d. Descartes
b. Ed Suess e. peneliti dari AS
c. Ohio State University
23. Pada daerah pertemuan dua lempeng tektonik, terjadi beberapa kejadian seperti berikut, kecuali ….
a. aktivitas vulkanisme d. lempeng yang satu menunjam di bawah lempeng yang lain
b. menjadi daerah pusat gempa e. tanahnya subur dan stabil
c. penghancuran lempeng karena gesekan dan suhu tinggi
24. Di bawah litosfer terdapat lapisan batuan cair yang dinamakan ….
a. fluida d. astenosfer
b. hidrosfer e. mantle
c. mafik
25. Salah satu contoh divergensi yang paling terkenal, membujur dari utara ke selatan di sepanjang Samudra Atlantik, membatasi Benua Eropa dan Afrika dengan Benua Amerika yaitu ….
a. mid-atlantic ridge d. break apart
b. seafloor spreading e. rift valley
c. san andreas fault
26. Wilayah dimana suatu lempeng samudra terdorong ke bawah lempeng benua atau lempeng samudra lain disebut dengan ….
a. consumed d. one slip beneath another
b. subduction zones e. volcanic ridges
c. oceanic trenches
27. Subduksi antara Lempeng Indo-Australia dan Lempeng Eurasia menyebabkan terbentuknya deretan gunung berapi yang antara lain adalah ….
a. sistem busur tepi Asia d. sistem sirkum Australia
b. rangkaian sirkum Pasifik e. pegunungan di Kalimantan Utara
c. Bukit Barisan di Sumatera
28. Era sejarah pembentukan Bumi dibagi menjadi empat yaitu ….
a. Holosen, Pleistosen, Pliosen, dan Miosen d. Prakambrium, Paleozoikum, Mesozoikum, dan Kenozoikum
b. Jura, Trias, Perm, dan Karbon e. Paleogen, Oligosen, Eosen, dan Paleosen
c. Karbon, Devon, Silur, dan Ordovik
29. Pembentukan bumi 4.500 juta tahun yang lalu terjadi pada era ….
a. Kenozoikum d. Kambrium
b. Paleozoikum e. Prakambrium
c. Mesozoikum
30. Lapisan inti bumi bagian dalam (inner core) diduga berwujud padat, tersusun dari materi berupa ….
a. silisium dan aluminium d. silisium dan magnesium
b. aluminium dan magnesium e. besi dan nikel
c. oksida dan sulfida
SELAMAT BEKERJA
Mata Pelajaran : Geografi
Waktu : 45 menit
Kelas/Semester : X/1
KKM : 60
Standar Kompetensi : 2. Memahami sejarah pembentukan bumi
Kompetensi Dasar : 2.1 Menjelaskan sejarah pembentukan bumi
1. Menurut Kant-Laplace, asal terbentuknya planet-planet ini adalah materi yang berupa ….
a. partikel hasil ledakan sebuah bintang d. asteroid
b. partikel cahaya bintang e. partikel radioaktif
c. nebula
2. Partikel dari hasil gas yang meledak dari atmosfer “matahari asal” karena didekati oleh sebuah bintang raksasa oleh Chamberlin-Moulton disebut ….
a. angin matahari d. nebula
b. planetesimal e. quasar
c. asteroid
3. Hipotesis/teori pasang surut gas untuk menjelaskan asal terjadinya planet dikemukakan oleh ….
a. Moulton-Chamberlin d. Kant-Laplace
b. Jeans-Jeffreys e. Johannes Kepler
c. Suess-Wieschert
4. Perlapisan litosfer merupakan perlapisan kulit bumi paling luar bersifat keras padat pada suatu proses pembentukan awal, disebabkan oleh ….
a. konveksi d. konduksi
b. kondensasi e. eksfoliasi
c. magmatisasi
5. Lapisan antara bumi yang merupakan sisik oksida dan sulfida dengan tebal lapisan 1.700 km dinamakan ….
a. litosfer d. thermosfer
b. barisfer e. khalkosfer
c. kerak bumi
6. Pada zaman Perm (200 juta tahun silam) di permukaan bumi ini hanya terdapat sebuah benua besar yang disebut ….
a. Gondwana Land d. Great Continental
b. Tethys e. Pangea
c. Laurasia
7. Perlapisan dalam bumi yang bersifat kental sebagai media pengapungan kerak benua (continental crust) dan kerak samudera (oceanic crust) disebut ….
a. astenosfer d. barisfer
b. litosfer e. pedosfer
c. mantel
8. Zone perbatasan lempeng litosfer di mana lempeng-lempeng bergerak kea rah yang berlawanan atau saling menjauh disebut ….
a. divergen d. konveksi
b. subduksi e. transform fault
c. konvergen
9. Munculnya jalur pegunungan muda (vulkan) yang memanjang di permukaan bumi seperti jalur/sirkum Mediterania dan Pasifik berada di atas zone ….
a. divergen d. konveksi
b. konvergen e. diversifikasi
c. transform fault
10. Di zone divergen (menyebar atau saling menjauh) pada lempeng-lempeng litosfer terdapat bentukan muka bumi yang dinamakan ….
a. palung laut (trench) d. melting magma
b. vulkan aktif e. sesar mendatar
c. punggungan dasar laut ( mid oceanic ridge)
11. Di Indonesia merupakan daerah yang rawan gempa (labil) karena tempat pertemuan tumbukan 3 lempeng litosfer yaitu ….
a. Indo-Australia, Pasifik dan Eurasia d. Indonesia, Asia, dan Pasifik
b. Pasifik, Eurasia dan Nasca e. Asia, Indonesia, dan Philipina
c. Indo-Australia, Asia dan Pasifik
12. Wilayah Indonesia yang merupakan daerah stabil (bebas gempa) adalah ….
a. Sumatera d. Bali dan Lombok
b. Jawa e. Sulawesi
c. Kalimantan
13. Yang bukan lempeng pembentuk kepulauan Indonesia adalah ….
a. Pasifik d. Nasca
b. Hindia e. Australia
c. Eurasia
14. Berdasarkan teori lempeng tektonik, setiap lempeng di bumi bergerak dengan kecepatan ….
a. 5 cm/tahun d. 9 cm/tahun
b. 7 cm/tahun e. 10 cm/tahun
c. 8 cm/tahun
15. Aktivitas gunung berapi di darat muncul pada daerah ….
a. konvergen d. divergen
b. papasan e. penunjaman
c. subduksi
16. Sebenarnya pelebaran alur-alur dasar samudera, gerakan-gerakan benua, dan pola kegiatan vulkanik disebabkan oleh ….
a. tenaga endogen yang tidak pernah berhenti d. tenaga eksogen yang merusak permukaan bumi
b. desakan energi dari pusat bumi e. desakan tarik menarik energi atas dan energi bawah
c. struktur permukaan bumi yang lemah
17. Benua Asia terdiri dari beberapa lempeng benua besar antara lain ….
a. India, Thailand, dan Indonesia d. Pasifik, Atlantik, dan India
b. India, Thailand, dan Irian e. India, Indonesia, dan Atlantik
c. Eurasia, Pasifik, dan India
18. Suatu lempengan yang terus menerus bergerak, menggeser ke arah barat laut Pasifik dan utara India adalah lempengan ….
a. Pasifik dan India d. Pasifik dan Atlantik
b. Afrika dan India e. Peru dan Pasifik
c. Australia dan India
19. Teori Apungan dan Pergeseran Benua diungkapkan di hadapan para ahli geologi di Frankfurt pada tahun 1912 oleh …..
a. Galileo d. Weigner
b. Ed Suess e. Descartes
c. Alfred Lothar Wegener
20. Benua-benua sekarang masih bergerak terus, gerakan ini dapat dibuktikan dengan ….
a. makin melebarnya kawasan kutub utara dan selatan d. pergeseran magma yang keluar lewat gunung api
b. makin dalamnya dasar samudera e. adanya gerakan tanah dan ekshalasi magma
c. makin melebarnya materi yang terdapat di alur-alur dalam samudera
21. Teori Alfred Wegener telah coba dibuktikan oleh tim penelitian AS. Para peneliti mengadakan pengamatan di Kutub Selatan dengan pusat perhatian di …..
a. trans antartik tengah d. trans antartik selatan
b. trans antartik timur e. trans antartik barat
c. trans antartik utara
22. Daratan benua-benua di dunia pada masa jutaan tahun yang silam merupakan daratan tunggal yang dinamakan gondwana. Teori ini dikembangkan oleh ….
a. A.L. Wegener d. Descartes
b. Ed Suess e. peneliti dari AS
c. Ohio State University
23. Pada daerah pertemuan dua lempeng tektonik, terjadi beberapa kejadian seperti berikut, kecuali ….
a. aktivitas vulkanisme d. lempeng yang satu menunjam di bawah lempeng yang lain
b. menjadi daerah pusat gempa e. tanahnya subur dan stabil
c. penghancuran lempeng karena gesekan dan suhu tinggi
24. Di bawah litosfer terdapat lapisan batuan cair yang dinamakan ….
a. fluida d. astenosfer
b. hidrosfer e. mantle
c. mafik
25. Salah satu contoh divergensi yang paling terkenal, membujur dari utara ke selatan di sepanjang Samudra Atlantik, membatasi Benua Eropa dan Afrika dengan Benua Amerika yaitu ….
a. mid-atlantic ridge d. break apart
b. seafloor spreading e. rift valley
c. san andreas fault
26. Wilayah dimana suatu lempeng samudra terdorong ke bawah lempeng benua atau lempeng samudra lain disebut dengan ….
a. consumed d. one slip beneath another
b. subduction zones e. volcanic ridges
c. oceanic trenches
27. Subduksi antara Lempeng Indo-Australia dan Lempeng Eurasia menyebabkan terbentuknya deretan gunung berapi yang antara lain adalah ….
a. sistem busur tepi Asia d. sistem sirkum Australia
b. rangkaian sirkum Pasifik e. pegunungan di Kalimantan Utara
c. Bukit Barisan di Sumatera
28. Era sejarah pembentukan Bumi dibagi menjadi empat yaitu ….
a. Holosen, Pleistosen, Pliosen, dan Miosen d. Prakambrium, Paleozoikum, Mesozoikum, dan Kenozoikum
b. Jura, Trias, Perm, dan Karbon e. Paleogen, Oligosen, Eosen, dan Paleosen
c. Karbon, Devon, Silur, dan Ordovik
29. Pembentukan bumi 4.500 juta tahun yang lalu terjadi pada era ….
a. Kenozoikum d. Kambrium
b. Paleozoikum e. Prakambrium
c. Mesozoikum
30. Lapisan inti bumi bagian dalam (inner core) diduga berwujud padat, tersusun dari materi berupa ….
a. silisium dan aluminium d. silisium dan magnesium
b. aluminium dan magnesium e. besi dan nikel
c. oksida dan sulfida
SELAMAT BEKERJA
Minggu, 16 November 2008
ULANGAN HARIAN 2
Mata Pelajaran : Geografi
Waktu : 45 menit
Kelas/Semester : X/1
KKM : 70
Standar Kompetensi :
1. Memahami konsep, pendekatan, prinsip dan aspek geografi
Kompetensi Dasar :
1.3 Menjelaskan prinsip geografi
1.4 Mendeskripsikan aspek geografi
Menjelaskan prinsip geografi :
1. Gejala atau permasalahan yang terjadi secara umum dapat dijelaskan dan dipahami karakteristik yang dimilikinya dan keterkaitan dengan fenomena atau permasalahan lain dinamakan ....
a. obyek geografi d. gejala geografi
b. prinsip geografi e. konsep geografi
c. struktur geografi
2. Prinsip geografi yang memberikan penjelasan atau gambaran dari gejala yang diselidiki adalah prinsip ….
a. penyebaran d. korologi
b. interelasi e. persuasif
c. deskriptif
3. Gejala atau fakta geografi dalam hubungannya dengan ruang akan memberikan karakteristik (ciri khas). Kesatuan gejala ini disebut prinsip ….
a. distribusi d. interelasi
b. deskriptif e. korologi
c. deduktif
4. Menganalisis gejala alam di muka bumi dengan berpegang pada gejala yang tersebar tidak merata di permukaan bumi disebut prinsip ….
a. distribusi d. deskriptif
b. interelasi e. korelasi
c. korologi
5. Di bidang pertanian selalu diperhatikan penyebarannya dalam ruang, interelasinya dengan faktor-faktor yang menunjang pertanian, dan interaksi pertanian dengan kehidupan pada ruang yang bersangkutan. Dalam meninjau gejala tersebut berdasarkan prinsip ....
a. penyebaran d. interaksi
b. interelasi e. korologi
c. deskripsi
6. Berdasarkan prinsip penyebaran, fenomena atau permasalahan tersebar tidak merata di permukaan bumi seperti ....
a. kesadaran masyarakat terhadap fungsi hutan yang rendah
b. adanya hubungan timbal balik unsur alam dan manusia
c. pencemaran air yang dijumpai di semua sungai atau laut
d. bencana banjir akibat penebangan hutan yang tidak terkendali
e. fenomena sumber air yang tidak dijumpai di semua tempat
7. Prinsip korologi adalah ....
a. fenomena atau masalah alam dan manusia tersebar tidak merata di permukaan bumi
b. fenomena alam dan manusia terjadi keterkaitan antara aspek yang satu dengan aspek yang lain
c. fenomena atau masalah alam dan manusia dikaji penyebarannya, interelasinya, dan interaksinya dalam satu ruang
d. penjelasan keterkaitan antara aspek alam dan aspek manusia
e. mencari fungsi dari unsur bumi dalam ruang dan waktu
8. Fenomena banjir yang terjadi di wilayah hilir sungai terjadi karena kerusakan hutan di bagian hulu sungai, hal tersebut merupakan prinsip .....
a. penyebaran d. korologi
b. interelasi e. korelasi
c. deskripsi
9. Yang tidak termasuk beberapa gejala alam yang mempengaruhi kehidupan manusia adalah ....
a. iklim d. bentuk medan
b. gempa bumi e. vulkanisme
c. letak
10. Geografi sebagai disiplin ilmu dapat menunjukkan bahwa erupsi gunung api terjadi karena saluran lava yang tersumbat. Berarti geografi dapat menjawab pertanyaan yaitu ....
a. what d. when
b. where e. How
c. why
11. Fenomena alam dapat dikaji dan dijelaskan, karena adanya keterkaitan antara faktor yang satu dengan faktor yang lain, seperti terjadinya angin karena adanya perbedaan tekanan udara. Dalam hal ini berarti kita menggunakan prinsip ….
a. persebaran d. deskriptif
b. interelasi e. korologi
c. interaksi
12. Keterkaitan antara faktor yang satu dengan faktor lainnya dan terjadi di permukaan bumi serta tersebar tidak merata, dapat dipelajari dengan menggunakan prinsip ….
a. distribusi dan interaksi d. deskripsi dan interelasi
b. interelasi dan distribusi e. korologi dan dependensi
c. korologi dan keruangan
13. Kota-kota di Indonesia memiliki tingkat pencemaran udara yang tidak sama. Pernyataan tersebut merupakan perwujudan dari prinsip geografi yaitu prinsip ….
a. penyebaran d. korologi
b. interelasi e. narasi
c. deskripsi
14. Penduduk melakukan migrasi untuk mencari kesejahteraan di daerah lain yang memiliki potensi ekonomi lebih besar dari daerahnya. Fenomena tersebut dikaji dalam prinsip ….
a. korologi d. persebaran
b. interelasi e. kausalitas
c. interaksi
15. Bentang alam di permukaan bumi ini beragam jenisnya. Masing-masing wilayah bisa berbeda. Keragaman ini sesuai dengan prinsip yang dianut oleh ilmu geografi yaitu ….
a. deskripsi d. interelasi
b. korologi e. kelingkungan
c. penyebaran
16. Penebangan hutan di seluruh penjuru dunia secara berlebihan telah mengakibatkan terjadinya perubahan iklim secara global dan timbulnya berbagai bencana, seperti banjir dan tanah longsor yang mengancam kehidupan. Pernyataan tersebut menunjukkan adanya keterkaitan antara aktivitas manusia dengan lingkungan alam. Dalam geografi hal tersebut sesuai dengan prinsip ….
a. interelasi d. korologi
b. penyebaran e. kausalitas
c. deskripsi
17. Suatu wilayah di dataran rendah akan mempunyai potensi yang berbeda dengan di dataran tinggi merupakan contoh prinsip ….
a. interelasi d. korologi
b. deskripsi e. kronologi
c. persebaran
18. Pohon pinus dapat tumbuh subur di daerah yang dingin merupakan contoh prinsip ….
a. korologi d. deskripsi
b. interelasi e. persebaran
c. geografi
19. Suatu prinsip pada studi geografi yang digunakan untuk memberikan gambaran lebih jauh tentang gejala dan masalah yang dipelajari adalah prinsip ….
a. penyebaran d. interelasi
b. deskripsi e. korologi
c. distribusi
20. Prinsip yang merupakan ciri dari geografi modern adalah prinsip ….
a. deskripsi d. korologi
b. distribusi e. interelasi
c. penyebaran
Mendeskripsikan aspek geografi :
1. Kajian pokok geografi ditekankan pada konteks ….
a. gejala alam dan sosial d. spatial dan territorial
b. keruangan dan proses alam e. keadaan alam dan sosial
c. proses alam dan sosial
2. Obyek studi geografi meliputi fenomena geosfer dan sosial budaya, yang termasuk fenomena sosial budaya adalah ….
a. persebaran vegetasi d. curah hujan
b. jenis tanah e. pola permukiman
c. pola gerakan angin
3. Cara memandang dan berfikir terhadap obyek material geografi dari sudut keruangan dan dalam konteks lingkungan termasuk ….
a. tujuan formal geografi d. tujuan material geografi
b. obyek formal geografi e. obyek material geografi
c. gejala-gejala geografi
4. Semua gejala yang terdapat dan terjadi di muka bumi merupakan obyek studi geografi secara ….
a. formal d. material
b. fungsional e. sektoral
c. regional
5. Obyek studi geografi adalah gejala geosfer yang meliputi ….
a. luas, letak, bentuk, jarak d. batuan, air, udara, manusia
b. alam, lingkungan, cuaca, iklim e. lokasi, lahan, ruang, wilayah
c. flora, fauna, manusia, makhluk hidup
6. Kajian geografi yang dibedakan menjadi geografi sistematik, regional, teknik dan filsafat tercakup dalam geografi ....
a. ortodoks d. sosial
b. terintegrasi e. manusia
c. fisik
7. Yang merupakan pengaruh unsur fisik terhadap tata geografi suatu daerah adalah ....
a. Iklim dan cuaca dapat mempengaruhi jenis dan persebaran tumbuhan
b. Sebagian besar wilayah Indonesia terletak di belahan bumi selatan
c. Wilayah Indonesia dilalui oleh garis ekuator
d. Di Indonesia banyak terdapat gunung berapi yang dapat menyuburkan tanah
e. Di Indonesia terjadi perpindahan musiman kaum buruh dari desa ke kota
8. Perhatikan pernyataan di bawah ini !
1. Pola dari sebaran gejala tertentu di muka bumi
2. Keterkaitan (hubungan) sesama antar gejala
3. Persamaan dan perbedaan fenomena geosfer
4. Perkembangan yang terjadi pada gejala tersebut
5. Interelasi dan interaksi dalam ruang tertentu
Yang termasuk obyek formal geografi ditunjukkan oleh nomor ....
a. 1, 2, dan 3 d. 1, 4, dan 5
b. 1, 2, dan 4 e. 2, 4, dan 5
c. 1, 3, dan 4
9. Yang merupakan telaahan gejala wilayah secara fisik adalah ....
a. mobilitas penduduk d. mata pencaharian
b. iklim dan banjir e. aktivitas penduduk
c. interaksi sosial
10. Gempa bumi di Bengkulu dengan intensitas 7,9 skala Richter, tsunami di Aceh, arus mudik menjelang lebaran merupakan ....
b. distribusi ruang d. interaksi ruang
c. asosiasi areal e. fakta geografi
d. wilayah formal
11. Di bawah ini yang termasuk obyek material geografi adalah ….
a. sudut pandang keruangan d. sudut pandang waktu
b. sudut pandang kelingkungan e. letak fisiografi
c. sudut pandang kewilayahan
12. Geografi memiliki keterkaitan dengan berbagai bidang ilmu lainnya. Hubungan antara geografi dengan biologi menghadirkan ilmu baru yang disebut ….
a. antropogeografi d. geomekanika
b. biogeografi e. geokimia
c. geofisika
13. Para ahli hidrologi meneliti daerah aliran sungai di Jakarta dan sekitarnya yang telah mengalami pencemaran akibat aktivitas industri maupun rumah tangga. Dilihat dari aspek geografi, penelitian tersebut termasuk dalam studi aspek ….
a. sosial d. antropologis
b. fisik e. ekologi
c. sosioekonomi
14. Dalam mempelajari geografi diperlukan beberapa keterampilan, di antaranya adalah ….
a. kemampuan membuat peta
b. dapat meramalkan terjadinya bencana
c. kemampuan menyajikan konsep geografi dalam bentuk diagram, grafik, dan tabel statistik
d. terampil menganalisis berbagai masalah sosial dalam masyarakat
e. mengikuti perkembangan teknologi informasi dan komunikasi setiap waktu
15. Obyek formal geografi mencakup aspek ….
a. arah d. ruang
b. jarak e. bentuk
c. luas
16. Geografi yang masih memisahkan antara studi fisik dan studi sosial disebut geografi ….
a. modern d. ortodoks
b. tradisional e. terpadu
c. kontemporer
17. Ruang lingkup kajian geografi yang mempelajari tentang iklim dan cuaca adalah ….
a. biosfer d. hidrosfer
b. geosfer e. atmosfer
c. litosfer
18. Geografi ortodoks bersifat ….
a. integrated d. deskripsi
b. modern e. komplementer
c. determinisme
19. Jarak, letak dan aksesibilitas merupakan obyek formal yang dipelajari dalam geografi. Obyek ini dipelajari dengan sudut pandang ….
a. keruangan d. waktu
b. kelingkungan e. kronologis
c. kewilayahan
20. Obyek material geografi meliputi hal-hal di bawah ini, kecuali ….
a. antroposfer d. astenosfer
b. atmosfer e. hidrosfer
c. biosfer
SELAMAT BEKERJA
Mata Pelajaran : Geografi
Waktu : 45 menit
Kelas/Semester : X/1
KKM : 70
Standar Kompetensi :
1. Memahami konsep, pendekatan, prinsip dan aspek geografi
Kompetensi Dasar :
1.3 Menjelaskan prinsip geografi
1.4 Mendeskripsikan aspek geografi
Menjelaskan prinsip geografi :
1. Gejala atau permasalahan yang terjadi secara umum dapat dijelaskan dan dipahami karakteristik yang dimilikinya dan keterkaitan dengan fenomena atau permasalahan lain dinamakan ....
a. obyek geografi d. gejala geografi
b. prinsip geografi e. konsep geografi
c. struktur geografi
2. Prinsip geografi yang memberikan penjelasan atau gambaran dari gejala yang diselidiki adalah prinsip ….
a. penyebaran d. korologi
b. interelasi e. persuasif
c. deskriptif
3. Gejala atau fakta geografi dalam hubungannya dengan ruang akan memberikan karakteristik (ciri khas). Kesatuan gejala ini disebut prinsip ….
a. distribusi d. interelasi
b. deskriptif e. korologi
c. deduktif
4. Menganalisis gejala alam di muka bumi dengan berpegang pada gejala yang tersebar tidak merata di permukaan bumi disebut prinsip ….
a. distribusi d. deskriptif
b. interelasi e. korelasi
c. korologi
5. Di bidang pertanian selalu diperhatikan penyebarannya dalam ruang, interelasinya dengan faktor-faktor yang menunjang pertanian, dan interaksi pertanian dengan kehidupan pada ruang yang bersangkutan. Dalam meninjau gejala tersebut berdasarkan prinsip ....
a. penyebaran d. interaksi
b. interelasi e. korologi
c. deskripsi
6. Berdasarkan prinsip penyebaran, fenomena atau permasalahan tersebar tidak merata di permukaan bumi seperti ....
a. kesadaran masyarakat terhadap fungsi hutan yang rendah
b. adanya hubungan timbal balik unsur alam dan manusia
c. pencemaran air yang dijumpai di semua sungai atau laut
d. bencana banjir akibat penebangan hutan yang tidak terkendali
e. fenomena sumber air yang tidak dijumpai di semua tempat
7. Prinsip korologi adalah ....
a. fenomena atau masalah alam dan manusia tersebar tidak merata di permukaan bumi
b. fenomena alam dan manusia terjadi keterkaitan antara aspek yang satu dengan aspek yang lain
c. fenomena atau masalah alam dan manusia dikaji penyebarannya, interelasinya, dan interaksinya dalam satu ruang
d. penjelasan keterkaitan antara aspek alam dan aspek manusia
e. mencari fungsi dari unsur bumi dalam ruang dan waktu
8. Fenomena banjir yang terjadi di wilayah hilir sungai terjadi karena kerusakan hutan di bagian hulu sungai, hal tersebut merupakan prinsip .....
a. penyebaran d. korologi
b. interelasi e. korelasi
c. deskripsi
9. Yang tidak termasuk beberapa gejala alam yang mempengaruhi kehidupan manusia adalah ....
a. iklim d. bentuk medan
b. gempa bumi e. vulkanisme
c. letak
10. Geografi sebagai disiplin ilmu dapat menunjukkan bahwa erupsi gunung api terjadi karena saluran lava yang tersumbat. Berarti geografi dapat menjawab pertanyaan yaitu ....
a. what d. when
b. where e. How
c. why
11. Fenomena alam dapat dikaji dan dijelaskan, karena adanya keterkaitan antara faktor yang satu dengan faktor yang lain, seperti terjadinya angin karena adanya perbedaan tekanan udara. Dalam hal ini berarti kita menggunakan prinsip ….
a. persebaran d. deskriptif
b. interelasi e. korologi
c. interaksi
12. Keterkaitan antara faktor yang satu dengan faktor lainnya dan terjadi di permukaan bumi serta tersebar tidak merata, dapat dipelajari dengan menggunakan prinsip ….
a. distribusi dan interaksi d. deskripsi dan interelasi
b. interelasi dan distribusi e. korologi dan dependensi
c. korologi dan keruangan
13. Kota-kota di Indonesia memiliki tingkat pencemaran udara yang tidak sama. Pernyataan tersebut merupakan perwujudan dari prinsip geografi yaitu prinsip ….
a. penyebaran d. korologi
b. interelasi e. narasi
c. deskripsi
14. Penduduk melakukan migrasi untuk mencari kesejahteraan di daerah lain yang memiliki potensi ekonomi lebih besar dari daerahnya. Fenomena tersebut dikaji dalam prinsip ….
a. korologi d. persebaran
b. interelasi e. kausalitas
c. interaksi
15. Bentang alam di permukaan bumi ini beragam jenisnya. Masing-masing wilayah bisa berbeda. Keragaman ini sesuai dengan prinsip yang dianut oleh ilmu geografi yaitu ….
a. deskripsi d. interelasi
b. korologi e. kelingkungan
c. penyebaran
16. Penebangan hutan di seluruh penjuru dunia secara berlebihan telah mengakibatkan terjadinya perubahan iklim secara global dan timbulnya berbagai bencana, seperti banjir dan tanah longsor yang mengancam kehidupan. Pernyataan tersebut menunjukkan adanya keterkaitan antara aktivitas manusia dengan lingkungan alam. Dalam geografi hal tersebut sesuai dengan prinsip ….
a. interelasi d. korologi
b. penyebaran e. kausalitas
c. deskripsi
17. Suatu wilayah di dataran rendah akan mempunyai potensi yang berbeda dengan di dataran tinggi merupakan contoh prinsip ….
a. interelasi d. korologi
b. deskripsi e. kronologi
c. persebaran
18. Pohon pinus dapat tumbuh subur di daerah yang dingin merupakan contoh prinsip ….
a. korologi d. deskripsi
b. interelasi e. persebaran
c. geografi
19. Suatu prinsip pada studi geografi yang digunakan untuk memberikan gambaran lebih jauh tentang gejala dan masalah yang dipelajari adalah prinsip ….
a. penyebaran d. interelasi
b. deskripsi e. korologi
c. distribusi
20. Prinsip yang merupakan ciri dari geografi modern adalah prinsip ….
a. deskripsi d. korologi
b. distribusi e. interelasi
c. penyebaran
Mendeskripsikan aspek geografi :
1. Kajian pokok geografi ditekankan pada konteks ….
a. gejala alam dan sosial d. spatial dan territorial
b. keruangan dan proses alam e. keadaan alam dan sosial
c. proses alam dan sosial
2. Obyek studi geografi meliputi fenomena geosfer dan sosial budaya, yang termasuk fenomena sosial budaya adalah ….
a. persebaran vegetasi d. curah hujan
b. jenis tanah e. pola permukiman
c. pola gerakan angin
3. Cara memandang dan berfikir terhadap obyek material geografi dari sudut keruangan dan dalam konteks lingkungan termasuk ….
a. tujuan formal geografi d. tujuan material geografi
b. obyek formal geografi e. obyek material geografi
c. gejala-gejala geografi
4. Semua gejala yang terdapat dan terjadi di muka bumi merupakan obyek studi geografi secara ….
a. formal d. material
b. fungsional e. sektoral
c. regional
5. Obyek studi geografi adalah gejala geosfer yang meliputi ….
a. luas, letak, bentuk, jarak d. batuan, air, udara, manusia
b. alam, lingkungan, cuaca, iklim e. lokasi, lahan, ruang, wilayah
c. flora, fauna, manusia, makhluk hidup
6. Kajian geografi yang dibedakan menjadi geografi sistematik, regional, teknik dan filsafat tercakup dalam geografi ....
a. ortodoks d. sosial
b. terintegrasi e. manusia
c. fisik
7. Yang merupakan pengaruh unsur fisik terhadap tata geografi suatu daerah adalah ....
a. Iklim dan cuaca dapat mempengaruhi jenis dan persebaran tumbuhan
b. Sebagian besar wilayah Indonesia terletak di belahan bumi selatan
c. Wilayah Indonesia dilalui oleh garis ekuator
d. Di Indonesia banyak terdapat gunung berapi yang dapat menyuburkan tanah
e. Di Indonesia terjadi perpindahan musiman kaum buruh dari desa ke kota
8. Perhatikan pernyataan di bawah ini !
1. Pola dari sebaran gejala tertentu di muka bumi
2. Keterkaitan (hubungan) sesama antar gejala
3. Persamaan dan perbedaan fenomena geosfer
4. Perkembangan yang terjadi pada gejala tersebut
5. Interelasi dan interaksi dalam ruang tertentu
Yang termasuk obyek formal geografi ditunjukkan oleh nomor ....
a. 1, 2, dan 3 d. 1, 4, dan 5
b. 1, 2, dan 4 e. 2, 4, dan 5
c. 1, 3, dan 4
9. Yang merupakan telaahan gejala wilayah secara fisik adalah ....
a. mobilitas penduduk d. mata pencaharian
b. iklim dan banjir e. aktivitas penduduk
c. interaksi sosial
10. Gempa bumi di Bengkulu dengan intensitas 7,9 skala Richter, tsunami di Aceh, arus mudik menjelang lebaran merupakan ....
b. distribusi ruang d. interaksi ruang
c. asosiasi areal e. fakta geografi
d. wilayah formal
11. Di bawah ini yang termasuk obyek material geografi adalah ….
a. sudut pandang keruangan d. sudut pandang waktu
b. sudut pandang kelingkungan e. letak fisiografi
c. sudut pandang kewilayahan
12. Geografi memiliki keterkaitan dengan berbagai bidang ilmu lainnya. Hubungan antara geografi dengan biologi menghadirkan ilmu baru yang disebut ….
a. antropogeografi d. geomekanika
b. biogeografi e. geokimia
c. geofisika
13. Para ahli hidrologi meneliti daerah aliran sungai di Jakarta dan sekitarnya yang telah mengalami pencemaran akibat aktivitas industri maupun rumah tangga. Dilihat dari aspek geografi, penelitian tersebut termasuk dalam studi aspek ….
a. sosial d. antropologis
b. fisik e. ekologi
c. sosioekonomi
14. Dalam mempelajari geografi diperlukan beberapa keterampilan, di antaranya adalah ….
a. kemampuan membuat peta
b. dapat meramalkan terjadinya bencana
c. kemampuan menyajikan konsep geografi dalam bentuk diagram, grafik, dan tabel statistik
d. terampil menganalisis berbagai masalah sosial dalam masyarakat
e. mengikuti perkembangan teknologi informasi dan komunikasi setiap waktu
15. Obyek formal geografi mencakup aspek ….
a. arah d. ruang
b. jarak e. bentuk
c. luas
16. Geografi yang masih memisahkan antara studi fisik dan studi sosial disebut geografi ….
a. modern d. ortodoks
b. tradisional e. terpadu
c. kontemporer
17. Ruang lingkup kajian geografi yang mempelajari tentang iklim dan cuaca adalah ….
a. biosfer d. hidrosfer
b. geosfer e. atmosfer
c. litosfer
18. Geografi ortodoks bersifat ….
a. integrated d. deskripsi
b. modern e. komplementer
c. determinisme
19. Jarak, letak dan aksesibilitas merupakan obyek formal yang dipelajari dalam geografi. Obyek ini dipelajari dengan sudut pandang ….
a. keruangan d. waktu
b. kelingkungan e. kronologis
c. kewilayahan
20. Obyek material geografi meliputi hal-hal di bawah ini, kecuali ….
a. antroposfer d. astenosfer
b. atmosfer e. hidrosfer
c. biosfer
SELAMAT BEKERJA
Senin, 20 Oktober 2008
Jangan heran jika Anda tak menemui seorang penjaga pun di kantin SMA Negeri 1 Ciparay Kab. Bandung. Meski banyak pembeli "menyerbu" makanan yang dijajakan, sang penjaga kantin tak akan pernah muncul. Uniknya, pembeli memahami benar keadaan itu. Mereka akan mengeluarkan uang dari saku dan meletakkannya dalam kotak khusus saat mengambil makanan, yang jumlahnya sesuai dengan harga banderol. Jika jumlah uangnya terlalu besar, pembeli pulalah yang mengambil kembaliannya.
Tidak, penjaga kantin tidak sedang berhalangan atau sakit. Kantin di SMAN 1 Ciparay di Desa Pakutandang, Kec. Ciparay, Kab. Bandung itu memang tak memiliki penjaga. Hanya kejujuran pembelilah yang memegang peran dalam kegiatan operasional kantin tersebut sehari-hari. Rugikah? Tentu saja tidak, selama kejujuran dapat ditegakkan oleh para pembeli. Konsep yang sangat sederhana, namun mungkin akan sangat sulit dalam pelaksanaannya.
Kantin di SMAN 1 Ciparay itu dinamai Kantin Kejujuran. Sekilas, kantin ini tak ubahnya kebanyakan kantin lainnya. Pembedanya hanya dalam pola pembayaran yang menitikberatkan pada kesadaran pembeli. Kantin Kejujuran yang diresmikan.langsung oleh Bupati Bandung Obar Sobarna, Selasa (15/1) itu merupakan metode baru yang rencananya akan diterapkan di seluruh sekolah di Kab. Bandung. Meski bukan yang pertama di Indonesia, boleh jadi Kantin Kejujuran ini merupakan yang pertama di Jawa Barat.
"Kantin Kejujuran ini juga menjadi ajang pembelajaran bagi generasi muda tentang pentingnya kejujuran terhadap diri sendiri, lingkungan, hingga bangsa dan negara," kata Obar Sobarna. Ia berharap, tak akan ada lagi praktik "darmaji" alias dahar lima ngaku hiji (makan lima tetapi mengaku satu) dalam kehidupan sehari-hari. Jika praktik kejujuran ini mulai dapat diterapkan pada pelajar, maka diharapkan mereka akan menjadi penerus bangsa yang jujur untuk memajukan bangsa ini.
Kantin Kejujuran dapat merefleksikan tabiat para siswa yang ada di sekolah itu. Jika kantin tak bertahan lama karena bangkrut, maka hampir dipastikan para siswa di sekolah itu tak lagi berlaku jujur. Sebaliknya, kantin akan semakin maju saat semua siswa memegang tinggi asas kejujuran dalam kesehariannya.
Kantin Kejujuran itu digagas Pemkab Bandung, Kejaksaan Negeri Bandung, dan Karang Taruna. Tak tanggung-tanggung, Direktur Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Eko Soesamto Tjiptadi turut hadir dalam peresmian kantin tersebut. Hadir pula Ketua Karang Taruna Pusat, Doddy Susanto.
"Saya yakin, jika satu sen saja uang dari kantin tersebut diselewengkan maka umur kantin ini tak akan lebih dari tiga bulan," kata Eko Soesamto Tjiptadi. Menurut dia, kantin tersebut merupakan media praktik pendidikan kejujuran bagi siswa sekolah. Siswa akan dihadapkan pada dua pilihan, apakah ingin menerapkan kejujuran hati nuraninya atau tidak.
"Kita seharusnya malu, Indonesia adalah negara terkorup kedua di Asia tahun ini. Ironisnya, negara ini memiliki sekitar 622.000 bangunan masjid dan paling banyak kegiatan khotbahnya," kata Eko yang disambut dengan riuhnya suara hadirin. Ia yakin, pemberantasan korupsi tidak akan berhasil selama tak ada peran serta seluruh masyarakat, termasuk siswa sebagai generasi penerus bangsa. Apabila kejujuran sudah diterapkan sejak dini, diharapkan akan dapat menyukseskan pemberantasan korupsi pada masa yang akan datang.
Acara pembukaan Kantin Kejujuran ini diikuti perwakilan SMA, SMK, dan Madrasah Aliyah se Kab. Bandung. Pada tahap selanjutnya, program ini akan diterapkan di seluruh SLTA di Kab. Bandung. Pada kesempatan yang sama, Bupati Bandung memberikan dana stimulan bagi beberapa SLTA untuk menerapkan sistem Kantin Kejujuran tersebut.
Mungkin sudah saatnya para pejabat penting negara ini bercermin pada siswa SMAN 1 Ciparay. Jika anak sekolah saja bisa berbuat jujur, mengapa masih banyak pejabat yang korup? Tunggu apa lagi?
Beberapa sekolah mulai menerapkan “kantin kejujuran”: Siswa bebas ambil jajanan, mau berbohong, mau “nembak”, terserah.
Koran Tempo pada Minggu hari ini menulis, beberapa SMP dan SMA mulai mengajarkan pendidikan anti-korupsi kepada siswanya. Contohnya SMP Keluarga di Kudus, Jawa Tengah, membuat jajak pendapat terhadap siswa apakah bekas Presiden Soeharto adalah koruptor atau bukan. Hasilnya mengejutkan, ternyata Soeharto dianggap pahlawan oleh sebagian besar siswa. Sebanyak 83 siswa menilai Soeharto sebagai pahlawan, 33 siswa melihatnya sebagai koruptor, dan 55 siswa bersikap ragu.
Blog Berita: Tentu sangat berbeda dengan mahasiswa, yang bisa dipastikan sebagian besar menilai Soeharto sebagai koruptor. Apakah ini karena siswa di tingkat SMP dan SMA belum melek media — tidak sering membaca koran atau menonton berita di tivi?
Menurut Koran Tempo, sekolah lain mengajarkan materi anti-korupsi lewat lomba bikin puisi dan melukis poster dengan topik anti-korupsi. Di SMP Keluarga, SMAN 1 Tambun Bekasi, dan SMP 8 Padang dibuat kantin kejujuran. Warung ini dimodali OSIS dan uang siswa sendiri. Tidak ada kasir atau penjaga kantin, siswa bebas mengambil jajanan. Bila hendak membayar, siswa menaruh uangnya sendiri dan mengambil kembaliannya. Kalau mau ngutang, mereka mencatat sendiri.
Umumnya siswa bersikap jujur, dan hanya sedikit yang berbohong. “Nanti bisa seperti negaramu. Bisa bangkrut, dan itu namanya korupsi,” kata Basuki, guru SMP Keluarga, mengingatkan muridnya.
SMP Keluarga adalah sekolah di bawah naungan sebuah yayasan Katolik. Pihak pastoral telah mengeluarkan nota agar sekolah itu peduli mengatasi korupsi.
Blog Berita: Menerapkan kantin kejujuran di sekolah-sekolah di Tanah Batak, mungkinkah? “Holan sada do huallang pisang goreng, mi gomak saporsi.” Hape nungnga tolu pisang goreng dohot partambuan mi gomak. “Cuma satu aku ambil pisang goreng dengan satu mangkuk mie.” Padahal sudah tiga pisang dan mienya juga nambah
Bagaimana dengan siswa SMA Negeri 1 Curup? Di lingkungan sekolah kita ada beberapa kantin, seperti : kantin bu Seno, Muhtar Nubi, Aprizal, Nofwan Zuhri, Karnadi dan Herwanto. Sudah siapkah Anda menerapkan kantin kejujuran?
Setujukah kalau kantin kejujuran diterapkan untuk bidang yang lebih luas? Misalnya waktu Anda mengikuti ulangan harian, mid semester dan semesteran tidak perlu ditunggu lagi oleh guru/pengawas(diambil dari beberapa sumber).
Tidak, penjaga kantin tidak sedang berhalangan atau sakit. Kantin di SMAN 1 Ciparay di Desa Pakutandang, Kec. Ciparay, Kab. Bandung itu memang tak memiliki penjaga. Hanya kejujuran pembelilah yang memegang peran dalam kegiatan operasional kantin tersebut sehari-hari. Rugikah? Tentu saja tidak, selama kejujuran dapat ditegakkan oleh para pembeli. Konsep yang sangat sederhana, namun mungkin akan sangat sulit dalam pelaksanaannya.
Kantin di SMAN 1 Ciparay itu dinamai Kantin Kejujuran. Sekilas, kantin ini tak ubahnya kebanyakan kantin lainnya. Pembedanya hanya dalam pola pembayaran yang menitikberatkan pada kesadaran pembeli. Kantin Kejujuran yang diresmikan.langsung oleh Bupati Bandung Obar Sobarna, Selasa (15/1) itu merupakan metode baru yang rencananya akan diterapkan di seluruh sekolah di Kab. Bandung. Meski bukan yang pertama di Indonesia, boleh jadi Kantin Kejujuran ini merupakan yang pertama di Jawa Barat.
"Kantin Kejujuran ini juga menjadi ajang pembelajaran bagi generasi muda tentang pentingnya kejujuran terhadap diri sendiri, lingkungan, hingga bangsa dan negara," kata Obar Sobarna. Ia berharap, tak akan ada lagi praktik "darmaji" alias dahar lima ngaku hiji (makan lima tetapi mengaku satu) dalam kehidupan sehari-hari. Jika praktik kejujuran ini mulai dapat diterapkan pada pelajar, maka diharapkan mereka akan menjadi penerus bangsa yang jujur untuk memajukan bangsa ini.
Kantin Kejujuran dapat merefleksikan tabiat para siswa yang ada di sekolah itu. Jika kantin tak bertahan lama karena bangkrut, maka hampir dipastikan para siswa di sekolah itu tak lagi berlaku jujur. Sebaliknya, kantin akan semakin maju saat semua siswa memegang tinggi asas kejujuran dalam kesehariannya.
Kantin Kejujuran itu digagas Pemkab Bandung, Kejaksaan Negeri Bandung, dan Karang Taruna. Tak tanggung-tanggung, Direktur Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Eko Soesamto Tjiptadi turut hadir dalam peresmian kantin tersebut. Hadir pula Ketua Karang Taruna Pusat, Doddy Susanto.
"Saya yakin, jika satu sen saja uang dari kantin tersebut diselewengkan maka umur kantin ini tak akan lebih dari tiga bulan," kata Eko Soesamto Tjiptadi. Menurut dia, kantin tersebut merupakan media praktik pendidikan kejujuran bagi siswa sekolah. Siswa akan dihadapkan pada dua pilihan, apakah ingin menerapkan kejujuran hati nuraninya atau tidak.
"Kita seharusnya malu, Indonesia adalah negara terkorup kedua di Asia tahun ini. Ironisnya, negara ini memiliki sekitar 622.000 bangunan masjid dan paling banyak kegiatan khotbahnya," kata Eko yang disambut dengan riuhnya suara hadirin. Ia yakin, pemberantasan korupsi tidak akan berhasil selama tak ada peran serta seluruh masyarakat, termasuk siswa sebagai generasi penerus bangsa. Apabila kejujuran sudah diterapkan sejak dini, diharapkan akan dapat menyukseskan pemberantasan korupsi pada masa yang akan datang.
Acara pembukaan Kantin Kejujuran ini diikuti perwakilan SMA, SMK, dan Madrasah Aliyah se Kab. Bandung. Pada tahap selanjutnya, program ini akan diterapkan di seluruh SLTA di Kab. Bandung. Pada kesempatan yang sama, Bupati Bandung memberikan dana stimulan bagi beberapa SLTA untuk menerapkan sistem Kantin Kejujuran tersebut.
Mungkin sudah saatnya para pejabat penting negara ini bercermin pada siswa SMAN 1 Ciparay. Jika anak sekolah saja bisa berbuat jujur, mengapa masih banyak pejabat yang korup? Tunggu apa lagi?
Beberapa sekolah mulai menerapkan “kantin kejujuran”: Siswa bebas ambil jajanan, mau berbohong, mau “nembak”, terserah.
Koran Tempo pada Minggu hari ini menulis, beberapa SMP dan SMA mulai mengajarkan pendidikan anti-korupsi kepada siswanya. Contohnya SMP Keluarga di Kudus, Jawa Tengah, membuat jajak pendapat terhadap siswa apakah bekas Presiden Soeharto adalah koruptor atau bukan. Hasilnya mengejutkan, ternyata Soeharto dianggap pahlawan oleh sebagian besar siswa. Sebanyak 83 siswa menilai Soeharto sebagai pahlawan, 33 siswa melihatnya sebagai koruptor, dan 55 siswa bersikap ragu.
Blog Berita: Tentu sangat berbeda dengan mahasiswa, yang bisa dipastikan sebagian besar menilai Soeharto sebagai koruptor. Apakah ini karena siswa di tingkat SMP dan SMA belum melek media — tidak sering membaca koran atau menonton berita di tivi?
Menurut Koran Tempo, sekolah lain mengajarkan materi anti-korupsi lewat lomba bikin puisi dan melukis poster dengan topik anti-korupsi. Di SMP Keluarga, SMAN 1 Tambun Bekasi, dan SMP 8 Padang dibuat kantin kejujuran. Warung ini dimodali OSIS dan uang siswa sendiri. Tidak ada kasir atau penjaga kantin, siswa bebas mengambil jajanan. Bila hendak membayar, siswa menaruh uangnya sendiri dan mengambil kembaliannya. Kalau mau ngutang, mereka mencatat sendiri.
Umumnya siswa bersikap jujur, dan hanya sedikit yang berbohong. “Nanti bisa seperti negaramu. Bisa bangkrut, dan itu namanya korupsi,” kata Basuki, guru SMP Keluarga, mengingatkan muridnya.
SMP Keluarga adalah sekolah di bawah naungan sebuah yayasan Katolik. Pihak pastoral telah mengeluarkan nota agar sekolah itu peduli mengatasi korupsi.
Blog Berita: Menerapkan kantin kejujuran di sekolah-sekolah di Tanah Batak, mungkinkah? “Holan sada do huallang pisang goreng, mi gomak saporsi.” Hape nungnga tolu pisang goreng dohot partambuan mi gomak. “Cuma satu aku ambil pisang goreng dengan satu mangkuk mie.” Padahal sudah tiga pisang dan mienya juga nambah
Bagaimana dengan siswa SMA Negeri 1 Curup? Di lingkungan sekolah kita ada beberapa kantin, seperti : kantin bu Seno, Muhtar Nubi, Aprizal, Nofwan Zuhri, Karnadi dan Herwanto. Sudah siapkah Anda menerapkan kantin kejujuran?
Setujukah kalau kantin kejujuran diterapkan untuk bidang yang lebih luas? Misalnya waktu Anda mengikuti ulangan harian, mid semester dan semesteran tidak perlu ditunggu lagi oleh guru/pengawas(diambil dari beberapa sumber).
Rabu, 15 Oktober 2008
Langganan:
Postingan (Atom)